Mom's Area

Image

Sebelum Cuti Melahirkan, Yuk, Persiapkan Hal Ini!

Bagi Bunda yang bekerja dan hamil, tentu perlu merencanakan cuti melahirkan. Apa saja yang perlu Bunda lakukan?

1. Bicara Pada Atasan

Idealnya sejak usia kehamilan 6 bulan, Bunda sudah menyampaikan kepada atasa perihal rencana cuti yang akan diajukan. Ini akan membantu perusahaan untuk mengatur pembagian kerja atau pengganti Bunda saat cuti.

2. Membuat Rencana Kerja

Bunda sudah bisa membagi tugas pekerjaan yang menjadi prioritas utama atau ringan yang harus segera diselesaikan. Tulislah rencana kerja di agenda. Bunda juga bisa mendiskusikan dengan atasan atau tim kerja mengenai hal ini.

3. Delegasikan Tugas

Bunda bisa mendelegasikan beberapa tugas pada rekan kerja atau karyawan yang mengganti selama cuti melahirkan. Misal memberitahu password alat kerja, tempat file penting hingga nomor penting yang harus diketahui oleh rekan kerja pengganti, ketika Bunda cuti.

4. Ucapan Terima Kasih pada Rekan dan Atasan

Pastikan persiapan cuti Bunda telah selesai anda lakukan sebelum tiga minggu kelahiran. Sehingga Bunda bisa mengecek kembali pembagian kerja dengan rekan pengganti. Aktifkan auto reply di email Bunda dalam memberikan tanggal cuti, alamat dan nomber telepon pengganti. Ucapkan juga terima kasih kepada rekan dan atasan yang akan bantu back up  pekerjaan Bunda selama Bunda cuti melahirkan.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kelahiran yang lebih cepat dari prediksi bidan atau dokter kandungan.

Nah, itulah beberapa tahapan yang dapat membantu Bunda sebelum melakukan cuti hamil.  Jadi Bunda bisa fokus pada persiapan persalinan dengan nyaman.

Leave a comment