Mom's Area

Image

Mari Cegah Stretchmarks Selama Kehamilan

Masa kehamilan identik dengan perubahan fisik dan psikis. Salah satu perubahan fisik adalah munculnya stretchmarks. Jika Bunda merasa terganggu itu wajar, tetapi kemunculannya dapat dicegah sejak awal kehamilan.

Sebenarnya, stretchmarks tidak hanya terjadi pada Bunda yang sedang hamil. Stretchmarks bisa menyerang siapa saja yang mengalami perubahan berat badan secara drastis, baik dari kurus ke gemuk atau sebaliknya karena perubahan tersebut membuat elastisitas kulit Bunda menjadi rusak.

Selain perubahan berat badan, stretchmarks juga bisa terjadi karena penggunaan steroid untuk pembentukan tubuh. Biasanya, stretchmarks muncul di bagian pinggul, pantat, ketiak, payudara, sampai betis atas. Sebenarnya hal ini tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat dicegah pada tahap awal saat warna kulit masih kemerahan, sedangkan guratan putih bisa diminimalisir. Berikut lima cara mencegahnya:

1. Meningkatkan elastisitas kulit

Dalam meningkatkan elastisitas kulit, Bunda bisa memperbanyak makanan yang mengandung vitamin A, C, dan E seperti buah dan sayur. Selain itu, Bunda harus rajin berolahraga untuk mempertahankan elastisitas kulit dan perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi.

2. Memberikan pelembap

Pencegahan stretchmarks dapat dilakukan dengan mengoleskan pelembap. Bunda dapat menggunakan minyak zaitun, coconut oil, baby oil, lotion, atau krim yang meminimalisir stretchmark. Lalu pijat perlahan supaya memberikan rasa hangat dan merangsang peredaran darah sehingga kulit akan ternutrisi.

3. Mengonsumsi protein

Pada saat kehamilan, Bunda harus memperhatikan kebutuhan protein dan waktu tidur yang cukup. Selain bermanfaat bagi janin, protein juga dapat meregenerasi sel, termasuk sel kulit.

4. Tetap bugar dan terhidrasi

Poin yang tak kalah penting adalah menjaga tubuh tetap bugar dan terhidrasi. Pencegahan stretchmarks ini bisa melalui olahraga teratur selama kehamilan. Misalnya yoga, pilates, maupun stretching. Dan jangan lupa, cukupi konsumsi air mineral minimal 1,5 liter agar kulit terhidrasi dan mengurangi efek muncul stretchmarks. Selain itu, air membantu mengelurkan racun dari dan membantu membantu kulit Bunda elastis kembali setelah peregangan.

5. Hindari menggaruk

Saat terjadi stretchmarks biasanya bunda akan mengalami rasa gatal, karena perubahan hormonal dan kulit meregang. Jika tersebut terjadi, sebaiknya jangan menggaruk. Pasalnya, garukan akan memperparah kondisi stretchmarks, yaitu ditandai munculnya guratan-guratan di kulit lebih lebar.

Semoga infonya bermanfaat Bunda. Selamat menikmati masa kehamilan.

Leave a comment