Mom's Area

Image

Bingung, Memilih Nama Si Kecil? Ini Dia Tips yang Bisa Jadi Pilihan.

Memberi nama untuk Si Kecil memang cukup rumit. Pasalnya, sebagai orangtua, nama merupakan harapan, doa, dan merepresentasikan karakter Si Kecil. Jika Bunda dan Ayah sedang mencari nama, sebaiknya memperhatikan beberapa hal penting di bawah ini:

 

1. Nama adalah doa

Bagi orang Indonesia, nama adalah doa dan berpengaruh pada kesehatan. Pencarian nama dapat melalui buku, internet, kamus, kitab suci, bahkan nama idola. Jika sudah menemukan nama yang dianggap cocok, ada baiknya cek masing-masing kata dalam berbagai bahasa. Apakah artinya baik atau sebaliknya?

 

Pada masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat, mereka akan menghitung neptu dan pasaran lahir Si Kecil. Hasil hitungan akan menentukan golongan nama untuk dipakai sepanjang hidup. Jadi teringat kalimat “Jangan terlalu berat menamakan Si Kecil, kalau tidak kuat (dengan nama) dia bisa sakit”.

 

2. Hasil pencarian Bunda dan Ayah

Sebelum Si Kecil lahir, Bunda dan Ayah pasti sibuk mencari nama. Setelah menemukan nama, Bunda bisa mengompromikan dengan pasangan, nama mana yang akan dipakai. Bicarakan pula mengenai nama keluarga (surname), perbedaan budaya, dan perpaduan nama orangtua. Salah satu yang bisa Bunda jadikan referensi, seperti selebriti Gading Marten dan Gisella Anastasia. Mereka memberi nama depan anak berinisial G – seperti inisial nama depan keduanya. Nama anak mereka adalah Gempita Nora Marten.

 

3. Perhatikan Inisial

Usai menetapkan nama, ada baiknya perhatikan juga inisial. Jika inisial berkonotasi buruk atau tak sesuai untuk manusia, sebaiknya diubah. Karena bukan tak mungkin, Si Kecil diolok-olok teman-temannya hanya masalah inisial. Misalnya, Anthony Benyamin Utumo (ABU), Ratih Asri Triwulandari (RAT),atau inisial dengan konotasi negatif lainnya. Jangan sampai seperti itu ya, Bun.

 

4. Nama Bule itu kece, tapi…

Archie, Alvyn, Chloe, Malcolm, Ralph, Reanna, Zooey terdengar memang lebih kece, ya, Bun? Tapi... kira-kira apakah teman atau kerabat bisa menyebut nama Si Kecil secara benar? Yang pasti, deretan nama ‘bule’ atau western di atas kurang akrab di telinga orang Indonesia.Sehingga tak heran, jika ada orang yang (suatu saat) salah menyebutkannya. Kalau Bunda dan Ayah memang ingin menggunakan nama tersebut, pastikan namanya mudah untuk lidah Indonesia.

 

5. Nama populer, dihindari atau tidak?

Di Indonesia, ada beberapa nama popular atau kerap digunakan orangtua untuk anak mereka. Seperti Agus, Donny, Desi, Eko/ Eka, Fajar, Riza/ Reza, dan masih banyak lagi. Jika nama itu memiliki arti buat Bunda dan Si Kecil, pakai saja. Jika tidak, cari nama lain yang mungkin tak semua orang memakainya. Contohnya: Melly Goeslaw dan Anto Hoed menamai anak cukup unik, Anakku Lelaki Hoed dan Lelaki Bernama Hoed.

 

Bunda punya tips lain, untuk menamakan si Kecil? Yuk, berbagi dengan Bunda lainnya di kolom komentar smiley

Leave a comment