Mom's Area

Image

Atasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan

Apakah Bunda memiliki masalah pasca melahirkan? Bukan masalah serius, tetapi hal ringan yang membuat jengkel, salah satunya adalah rambut rontok. Rambut rontok setelah melahirkan merupakan masalah yang lumrah terjadi.

Selama masa kehamilan, Bunda memiliki rambut lebat dan tekstur tebal yang disebut growing stage. Hal tersebut disebabkan oleh kadar hormon estrogen yang terus meningkat. Setelah melahirkan Si Kecil, estrogen kembali ke kadar normal dan rambut memasuki masa istirahat atau resting stage. Alhasil rambut mudah rontok, bahkan ketika Bunda mengatur rambut dengan tangan.

 

Apa yang harus Bunda lakukan untuk menghentikannya?

 

Jangan panik. Kondisi tersebut akan berlangsung sekitar 6—12 bulan. Jika Bunda merasa rambut menipis dan mengganggu penampilan, begini cara mengatasinya.

Pertama, vitamin. Konsultasikan dengan dokter Bunda, apakah Bunda dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B, C, E, zinc, dan selenium. Deretan vitamin tersebut mampu menutrisi rambut dan kuku.

Kedua, biotin. Kekurangan biotin dapat mengakibatkan rambut rontok. Untuk mengatasinya, Bunda bisa memakai shampoo dan conditioner yang mengandung biotin. Karena biotin membantu tubuh memproduksi protein, seperti keratin (penyusun lapisan rambut dan kuku).

Ketiga, masker rambut. Banyak cara dalam menutrisi rambut, salah satunya penggunaan masker rambut. Sebaiknya, Bunda membuat masker sendiri di rumah di antaranya masker santan, telur dicampur olive oil atau madu, lidah buaya, yogurt atau stoberi dengan madu, atau ragi dengan air hangat.

Keempat, hindari hair dryer dan hair iron. Panas dari kedua alat ini dapat memperburuk rambut rontok. Jika ingin mengeringkan rambut dengan cepat, atur hair dryer dalam cool mode.

Kelima, potong rambut. Tak ada salahnya, jika Bunda mencoba style rambut baru, misalnya bob atau pixie haircut. Rambut pendek bisa mengurangi kerontokan dan membuat rambut mudah dirawat, mengingat Bunda baru saja melahirkan, pasti sibuk mengurus Si Kecil kan?

Cara lain, Bunda juga bisa menggunakan bandana atau bando unik. Nah, Bunda pilih atasi dengan cara yang mana?

Leave a comment