1000 Hari Perlindungan
Image

Wajib Dibawa ke RS, Ini 17 Persiapan Perlengkapan Ibu dan Bayi Saat Melahirkan

Menyambut kelahiran sang buah hati ke dunia, tentu menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu. Sudah masuk trimester 3 kehamilan? Artinya, Bunda perlu melakukan beragam persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan nanti.


Persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan tidaklah sedikit. Kendati demikian, sebisa mungkin siapkan hal tersebut dari beberapa minggu sebelum HPL (Hari Perkiraan Lahir). Sehingga di detik-detik sebelum lahiran, Bunda bisa lebih santai menghadapinya.


Sudah berapa persen persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan? Sleek punya daftar persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan. Yuk, cek kembali mana saja yang belum Bunda penuhi sebelum dikemas ke dalam koper, lalu bawa ke rumah sakit begitu hari H tiba.


Perlengkapan Bunda

Sebagai pasien yang akan melahirkan, Bunda tentu harus membawa perlengkapan untuk diri sendiri. Mulai dari uang tunai, pakaian, hingga pembalut nifas.


Baca Juga : Penyebab Perut Bayi Kembung dan Berbunyi

1.      Uang tunai

Persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan yang pertama, bawalah sejumlah uang tunai.  Uang tunai tetap dibutuhkan untuk membayar beberapa kepentingan. Dari mulai karcis parkir, sampai snack atau bagi suami atau kerawat yang menjaga Bunda di rumah sakit.

 

2.      Kartu asuransi

Selain uang, cek lagi kartu asuransi swasta atau BPJS Kesehatan yang Bunda miliki. Apakah sudah dibawa semua? Jangan sampai tercecer dari dompet ya. Benda ini tak kalah krusialnya dari uang dan kartu ATM, terlebih jika Bunda berencana ingin melahirkan dengan jaminan asuransi bersistem cashless alias tinggal gesek memakai kartu itu sendiri.

 

3.      Peralatan mandi Bunda

Meski rumah sakit menyediakan toiletries, tapi mungkin tak semuanya cocok dengan kulit atau rambut Bunda. Oleh karena itu, bawa peralatan mandi Bunda seperti sabun, sampo, sikat dan pasta gigi, body lotion, sampai deodoran.

 

4.      Daster berkancing depan

Bunda juga bisa membawa sendiri pakaian yang lebih dirasa nyaman ketika harus menginap beberapa hari di rumah sakit. Pastikan daster atau baju tersebut berkancing depan ya, Bun. Supaya proses menyusui si kecil yang biasanya akan berlangsung dua jam sekali, jadi lebih mudah.


5.      Bra menyusui

Usai melahirkan, Bunda tentu harus bersiap untuk mulai memberikan ASI. Maka itu, bawalah bra menyusui guna mempermudah proses meng-ASIhi tersebut. Bra menyusui beda karena berbahan lebih lentur. Selain itu, ada kaitan sendiri agar moncong bra lebih mudah dibuka.

 

6.      Hasil pemeriksaan laboratorium

Ada beberapa pemeriksaan lab yang harus dilakukan ibu hamil pada trimester 3, seperti hematologi, golongan darah + rhesus, serologi, dan urinalisa. Pemeriksaan ini berguna untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang mengganggu proses melahirkan. Biasanya di hari H, pihak rumah sakit akan meminta hasil tersebut. Jadi, pastikan Bunda juga membawanya ya.

 

7.      Pompa ASI

Bawa juga pompa ASI yang berguna untuk menampung air susu Bunda ketika payudara sudah terasa penuh. Dengan memompanya, Bunda bisa meyerahkan supply tersebut ke perawat untuk diberikan kepada si kecil saat tengah malam, sementara Bunda beristirahat di kamar.

 

8.      Sarung

Persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan selanjutnya, bawalah sarung atau kain jarit untuk dikenakan, khususnya jika akan melalui persalinan secara caesar. Sebab proses operasi tersebut biasanya mengharuskan pasien tidak mengenakan pakaian berlapis, sehingga perlu mengenakan sarung.

 

9.      Korset

Demi mengembalikan bentuk perut, tak ada salahnya juga membawa korset khusus pasca melahirkan. Pastikan sebelum itu meminta izin dokter atau perawat terlebih dahulu, apakah kondisi Bunda sudah memungkinkan untuk mengenakan korset tersebut.

 

10.  Pembalut nifas

Tidak semua rumah sakit menyediakan pembalut nifas. Maka itu, bawalah pembalut nifas minimal satu pak. Bunda akan terus-terusan menggantinya tiga sampai empat kali sehari. Oh ya pastikan membeli pembalut khusus nifas yang bentuknya lebih panjang ya, jangan pembalut biasa untuk menstruasi karena tidak akan kuat menampung banyaknya darah nifas Bunda.

 

11.  Underwear lebih banyak

Selain pembalut nifas, bawa juga underwear sebanyak mungkin, karena darah nifas umumnya bervolume lebih banyak daripada menstruasi. Bukan tak mungkin darah tersebut bocor ke samping dan membuat underwear Bunda jadi kotor.

 

12.  Charger dan powerbank

Bunda pasti akan membutuhkan smartphone untuk menelepon, mengirim pesan pendek, dan update status tentang kabar gembira ini. Tak lupa juga pastinya memotret wajah si kecil yang menggemaskan. Oleh karena itu, jangan lupa bawa charger serta powerbank untuk bisa terus mengisi baterainya ketika habis.

 

13.  Kamera

Mengabadikan foto-foto buah hati pasti menjadi hobi baru Bunda dan Ayah nantinya. Selain dari smartphone, Bunda juga boleh membawa kamera sendiri untuk mengabadikan momen selama di rumah sakit dengan si kecil yang baru saja lahir.


 Baca Juga : Hidung Bayi Mampet Tapi Tidak Pilek, Ada Apa?

Perlengkapan Bayi

Sekarang, waktunya cek dan ricek persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan untuk si kecil. Pastikan Bunda membawa keempat hal ini, karena penting dikenakan oleh bayi selama di rumah sakit ataupun ketika pulang nanti.

1.      Kain bedong

Mungkin Bunda sudah tak sabar ingin melihat si kecil mengenakan kain bedong dengan motif yang lucu-lucu? Walaupun sudah disediakan di rumah sakit, Bunda tetap boleh membawa kain bedong sendiri, lalu serahkan ke perawat untuk nantinya dipakaikan ke bayi.

 

2.      Popok

Rumah sakit biasanya menyediakan popok kain untuk bayi. Namun begitu pulang ke rumah, tentu Bunda harus menyiapkan popok sendiri. Bawa satu kantong popok sekali pakai, untuk memudahkan Bunda menggantinya saat buang air kecil ataupun besar selama di perjalanan.

 

3.      Baju ganti saat pulang

Persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan ketiga, bawakan juga baju ganti bayi untuk dipakai saat pulang ke rumah. Bawa lebih dari satu, jaga-jaga kalau harus mengantinya karena satu dan lain hal. Pakaikan juga sarung tangan dan sarung kaki agar bayi selalu hangat.

 

4.      Topi bayi

Bayi yang baru lahir butuh kehangatan seperti ketika berada di rahim Bunda, baik itu tubuh maupun kepala. Apalagi, ubun-ubun bayi umumnya masih sangat lunak. Bawalah setidaknya dua topi untuk dipakaikan ke kepala bayi selama di rumah sakit, hingga pulang ke rumah.

 

Ya, itulah tadi daftar perlengkapan bayi saat melahirkan yang perlu Bunda siapkan dalam satu koper untuk di bawa ke rumah sakit nanti. Kemas semua persiapan perlengkapan ibu dan bayi saat melahirkan tersebut dengan melibatkan Ayah juga, ya. Sehingga Bunda tidak capek sendiri, plus bisa saling mengingatkan. Jangan lupa, bawa juga produk perawatan bayi yang dapat menjaga kehangatan tubuh bayi seperti Sleek Baby Telon Oil. Apa bedanya dengan merek minyak telon lain?


Sleek Baby Telon Oil memiliki kandungan 2x minyak telon biasa, dengan Oleum Cocos (Minyak Kelapa) 60%, Oleum Anisi (Minyak Adas Manis) 20%, serta Oleum Cajuputi (Minyak Kayu Putih) 20%. Sehingga memberikan rasa hangat pada bayi yang baru lahir, serta membantu meredakan perut kembung secara lebih efektif jika suatu hari mengalaminya.


Leave a comment