1000 Hari Perlindungan
Image

Tak Hanya Seru, Inilah Berbagai Manfaat Main Air Untuk Balita

Bila anak-anak mendengar kata air, pasti yang terbayang sesuatu yang menyegarkan dan keseruan bermain. Anak-anak dan air seperti dua hal yang sulit dipisahkan, pastinya banyak anak yang menolak berhenti ketika bermain air. Bermain air memang hal yang sangat disukai anak-anak terutama anak balita. Bermain air dapat dilakukan sendirian maupun bersama-sama. Meskipun bermain air sendirian anak sangat betah, hanya bermodalkan ember berisi air dan gayung kecil saja anak sudah bisa betah berlama-lama bermain air. Apalagi dengan main air bersama sama yang tentunya jauh lebih menyenangkan.

Selain mengasyikan ternyata bermain air memiliki banyak manfaat untuk balita, apa saja manfaat yang bisa didapatkan, yuk simak berikut ini:

1. Belajar Merasakan Air

Anak-anak terutama balita sangat senang menjelajah dengan menggunakan indera yang mereka miliki. Mereka akan sangat menikmati segala jenis aktivitas sensori ketika bermain air. Dengan bermain air balita akan mendapatkan proses belajar yang menyenangkan.


Dengan bermain busa di air, merasakan percikan air, menikmati aliran air dari selang atau keran, memindahkan air ke wadah, menuangkan air dengan gayung, semua hal itu merupakan kegiatan belajar menyenangkan yang dilakukan anak-anak. Dengan kegiatan tersebut dapat melatih kemampuan sensorik dan motoriknya. 


Orang tua juga bisa menambahkan beberapa aktivitas seru ketika bermain air seperti mencampurkan air dengan water beads untuk merangsang sensori atau bisa juga menambahkan warna-warna pada air didalam wadah sambil belajar mengenal warna. Berlomba memasukan air ke dalam botol saat main air bersama sama juga dapat dilakukan sekaligus belajar mengenai kompetisi yang baik. Banyak hal seru yang bisa dilakukan anak saat bermain air dan tentunya orang tua dapat menyisipkan berbagai pelajaran ketika main air bersama sama


2. Belajar Kosa Kata Baru

Ketika bermain air, orang tua bisa sambil mengajarkan berbagai kosakata baru yang jarang digunakan sehari-hari. Orang tua bisa mengajarkan kata baru sambil mempraktekannya. Orang tua dapat memberikan deskripsi yang jelas tentang kosakata tersebut saat main air bersama sama


Misalnya mengenalkan kata ombak, orang tua dapat menciptakan gelombang ombak dengan tangan. Atau mengenalkan kata busa, buih, percikan dan kata lainnya yang tak sering didengar sehari-hari. Orang tua dapat memperlihatkan bagaimana bentuk busa, apa yang bisa dibentuk dengan bermain busa. Orang tua dapat juga mengenalkan kosa kata tentang alat-alat air misalnya selang air, keran air, gayung, pelampung, kacamata renang, pipa air dan banyak hal lainnya.


Kemampuan bahasa balita nantinya akan terus meningkat. Orang tua dapat juga membacakan buku yang bertemakan tentang air, kemudian ketika main air bersama sama dapat menunjukan dan praktikan dengan jelas mengenai apa kosa kata atau isi ceritanya.


3. Membangun Bonding 

Tak hanya dapat bermain sendiri atau bersama teman-temannya, main air bersama sama juga dapat dilakukan dengan orang tua. Jangan ragu untuk ikut berbasah-basah atau bahkan ikut menceburkan diri di kolam. Tunjukan ketertarikan orang tua dengan air sehingga balita juga akan senang dan nyaman ketika bermain air.


Orang tua dapat ikut bermain dan mengajarkan banyak hal ketika main air bersama sama. Lakukan hal seru seperti mengguyur dengan air, mencipratkan air atau bermain lempar bola. Selipkan kata-kata cinta ketika bermain.


Luangkan waktu di akhir pekan untuk main air bersama sama. Ciptakan momen seru yang akan meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Ketika bermain air tentunya orang tua akan jauh dari gadget sehingga dapat fokus bermain bersama anak. Orang tua juga dapat mengajak bermain anak sambil bersih-bersih, misalnya ajak anak mencuci mobil bersama atau mencuci mainan kesayangan atau sepedanya bersama-sama. Dengan begitu selain bermain air dan meningkatkan bonding, orang tua juga dapat mengajarkan mengenai kebersihan dan merawat benda yang mereka miliki.


4. Melatih Emosi

Saat  bermain air anak juga dapat melatih emosinya. Misalnya saja saat bermain air dengan menyipratkan atau mengibaskannya. Kegiatan tersebut akan melatih emosional dalam diri anak. Terutama ketika bermain air dengan teman-temannya, belajar berbagi mainan saat main air, bergantian menyiram air hingga kegiatan lainnya dapat melatih emosional anak.


5. Mengembangkan Kreatifitas dan Imajinasi

Dengan bermain air maka anak akan dapat mengembangkan imajinasinya. Berbagai hal seru dapat diciptakan, misalnya ketika bermain busa anak-anak dapat membayangkan berbagai macam bentuk yang mirip atau membuat sesuatu bentuk dengan busa tersebut.


Anak juga bisa berimajinasi dengan bermain air, berpura-pura seolah sedang berenang di laut bertemu ikan-ikan, atau seolah-olah sedang berselancar, jika main air bersama sama temannya dapat juga memerankan seolah-olah tenggelam dan anak kemudian saling membantu. 


Banyak hal yang bisa dilakukan ketika main air, mulai dari bermain hingga belajar. Namun jangan lupakan keutamaan keamanan dan kesehatan anak-anak. Orang tua jangan lengah ketika balita bermain air, pastikan lingkungan sekitar aman. Misalnya jangan terlalu penuh mengisi air, tempat sekitar dijaga agar tidak licin, menyediakan lap kering. Ketika anak bermain air sendiri ataupun main air bersama sama temannya sebaiknya selalu diawasi oleh orang dewasa. Jangan tinggalkan anak bermain air tanpa pengawasan terutama anak balita karena akan sangat berbahaya.

Sediakan handuk kering dekat anak-anak sehingga dapat segera mengangkat anak-anak dari air jika sudah kedinginan. Langsung keringkan dengan handuk dan berikan minyak yang hangat agar anak tak masuk angin. Minyak telon sering digunakan orang tua untuk menghangatkan tubuh balita. Minyak ini menjadi barang yang wajib ada dirumah bila memiliki anak. Balurkan minyak telon setelah anak selesai bermain air atau ketika selesai mandi untuk menghangatkan badan dan mencegah kembung pada anak.

Untuk minyak telon gunakanlah minyak yang berbahan alami sehingga aman di kulit balita yang cenderung masih sensitif. Seperti Sleek Baby Telon Oil yang merupakan minyak telon yang aman dengan bahan alami dan telah teruji klinis terbukti natural antibacterial. Minyak telon pada umumnya mengandung beberapa jenis minyak seperti minyak kelapa, minyak kayu putih dan paling penting mengandung minyak anisi atau minyak adas. Minyak anisi inilah yang merupakan komponen penting dalam minyak telon. Sleek Baby Telon Oil mengandung 2x lebih banyak minyak telon dibandingkan dengan minyak telon lainnya. Minyak anisi ini akan bekerja untuk mencegah kembung melancarkan pernapasan, dan melindungi kulit dari bakteri penyebab iritasi. Selain itu menggunakan minyak dapat melindungi kulit dari serangga atau gigitan nyamuk saat tidur.

Gunakanlah minyak telon Sleek Baby Telon Oil secara rutin ketika selesai mandi atau bermain air, tambahkan juga pijatan lembut untuk membuat balita nyaman. Pijatkan secara lembut pada bagian dada, punggung, perut, tangan dan kaki untuk memberi kenyamanan bagi balita dan sebagai pencegahan untuk kembung serta melancarkan pernapasan.

Leave a comment