1000 Hari Perlindungan
Image

Penting! Kenali 5 Gejala Demam di Kepala yang Biasa Terjadi Pada Balita

Bagi para orang tua, kesehatan buah hati menjadi hal penting yang harus selalu diperhatikan. Pada dasarnya, setiap orang tua ingin melihat sang buah hati dapat mengalami proses tumbuh kembang dengan baik. Namun, bagi sang buah hati yang berusia 1-3 tahunumumnya memiliki tubuh yang rentang karena masih dalam proses tumbuh kembang. Lantas hal ini tidak jarang membuat para orang tua yang memiliki anak 2 tahun demam di kepala.


Apabila berbicara mengenai demam, ini merupakan salah satu hal yang sering terjadi terhadap anak-anak. Akan tetapi para Bunda tidak perlu panik, karena biasanya demam yang terjadi kepada sang buah hati tidak disebabkan oleh sesuatu yang berbahaya. Umumnya, anak 2 tahun demam di kepala terjadi pada saat suhu tubuh sang buah hati mencapai 37 derajat celcius hingga lebih. Hal ini yang tidak jarang membuat para Bunda menjadi panik dan khawatir dengan kondisi sang buah hati.


 Baca Juga : 27 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir


Demam di Kepala pada Sang Buah Hati Membuat Para Bunda Panik

Pada dasarnya panik dan khawatir yang dialami oleh para Bunda merupakan hal yang wajar. Mengapa demikian? Karena setiap Bunda ingin melihat tubuh sang buah hati selalu sehat dalam proses tumbuh kembangnya. Namun, alangkah lebih baik apabila anak 2 tahun demam di kepala, untuk mengurangi tingkat panik dan khawatir, para Bunda dapat mencari informasi lengkap seputar anak 2 tahun demam di kepala.


Melalui perkembangan internet yang kian pesat, para Bunda sudah tidak perlu bingung lagi mencari tempat untuk mendapatkan informasi. Internet hadir dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan kepada para penggunanya. Saat ini, tidak jarang para Bunda yang aktif dalam penggunaan internet demi mendapatkan informasi lengkap seputar sang buah hati. Oleh karena itu, mulai saat ini untuk dapat mengurangi tingkat panik dan khawatir terhadap sang buah hati yang sedang mengalami demam, Bunda bisa mencari berbagai tips untuk mengatasi anak 2 tahun demam di kepala. Dengan mengetahui apa saja tips penting yang sebaiknya dilakukan untuk bantu mengatasi demam pada anak, para Bunda dapat memberikan penanganan terbaik untuk sang buah hati.


Para Bunda harus tau bahwa demam yang terjadi kepada sang buah hati sebenarnya bersifat baik karena hal tersebut sebagai tanda bahwa tubuh sang buah hati sedang melawan infeksi. Akan tetapi, bukan berarti apabila sang buah hati mengalami demam membuat para Bunda menjadi santai dalam mengatasinya.


Karena terdapat beberapa demam pada sang buah hati yang dapat diakibatkan oleh penyakit tertentu. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang akurat sebaiknya demam pada sang buah hati harus diukur dengan termometer dan tidak boleh hanya dengan mengandalkan perasaan para orang tua saja.


Baca Juga :  Manfaat Minyak Telon Pada Bayi


Tidak sedikit dari para Bunda yang menganggap bahwa penggunaan termometer merupakan hal yang tidak terlalu penting. Oleh karena itu banyak yang memilih untuk mengandalkan perasaan para orang tua untuk mengetahui kondisi tubuh sang buah hati yang sedang mengalami demam. Namun, pemikiran ini dinilai sangat tidak tepat. Mengapa demikian? Karena termometer menjadi salah satu produk yang wajib dimiliki oleh para Bunda. Dengan memiliki termometer, para Bunda menjadi tau suhu tubuh sang buah hati secara akurat.

 

Gejala Demam di Kepala yang Biasa Terjadi pada Sang Buah Hati 

Umumnya, terdapat beberapa gejala yang biasa terjadi pada sang buah hati yang sedang mengalami demam. Lalu, apa saja gejala tersebut? Yuk, simak informasi berikut ini:

 

1.       Tingkat Nafsu Makan Menurun

 

Bagi anak 2 tahun demam di kepala, akan berpengaruh terhadap tingkat nafsu makan yang dialami. Kondisi sang buah hati yang sedang mengalami demam akan membuatnya menjadi serba salah dan tidak nafsu untuk makan.

 

Para Bunda harus mampu merayu sang buah hati agar tetap mau makan walaupun tidak sebanyak porsi biasanya. Oleh karena itu, para Bunda harus sabar dalam menghadapi penolakan yang diberikan oleh sang buah hati.

 

2.       Tubuh Menjadi Lesu dan Mudah Rewel

 

Bagi anak 2 tahun demam di kepala, biasanya membuat tubuh menjadi lesu dan mudah marah. Kondisi tubuh yang tidak stabil membuat sang buah hati menjadi tidak bisa aktif seperti biasanya.

 

Selain itu, demam juga dapat membuat sang buah hati menjadi lebih sensitif dan mudah marah. Oleh karena itu, para Bunda harus tetap menghibur sang buah hati agar untuk meminimalisir rasa marah yang ia rasakan. Dengan sering mendapatkan hiburan dari para Bunda, rasa marah sang buah hati perlahan akan berkurang dan menghilang.

 

3.       Sang Buah Hati Menjadi Lebih Sering Menangis

 

Bagi anak 2 tahun demam di kepala, membuatnya menjadi lebih sering menangis karena kondisi tubuhnya yang tidak stabil. Sebaiknya, para Bunda harus memberikan ketenangan pada sang buah hati.

 

Ketika sang buah hati sedang menangis, para Bunda dapat menenangkan sang buah hati melalui berbagai hiburan yang dapat membuat sang buah hati menjadi tenang dan kembali ceria. Untuk itu, para Bunda harus memiliki berbagai macam strategi untuk menghibur sang buah hati.


Baca Juga :  Penyebab Perut Bayi Kembung dan Berbunyi


4.       Tidur Menjadi Tidak Nyenyak

 

Bagi anak 2 tahun demam di kepala akan berpengaruh terhadap jam tidur dan rasa nyenyak pada saat sedang tidur. Demam membuat tidur sang buat hati terasa tidak nyenyak. Hal ini menyebabkan jam istirahat sang buah hati menjadi terganggu.

 

Oleh karena itu, tidur yang tidak nyenyak dapat menyebabkan sang buah hati beristirahat dengan tidak optimal. Dengan begitu akan mengganggu proses istirahat sang buah hati. Untuk itu, para Bunda harus mampu menenangkan sang buah hati agar dapat tidur dengan nyenyak. 

 

5.       Demam Tinggi Disertai Ruam pada Sang Buah Hati

 

Para Bunda harus tau bahwa demam tinggi dapat menyebabkan ruam merah pada kulit sang buah hati. Oleh karena itu hal ini akan membuat sang buah hati menjadi tidak nyaman dengan demam tinggi yang ia alami.

 

Bayangkan saja, bagi anak 2 tahun demam di kepala sudah dapat dipastikan akan mengurangi tingkat keceriaan sang buah hati. Apalagi ditambah dengan kondisi munculnya ruam merah pada kulit sang buah hati, pastinya akan membuatnya merasa semakin serba salah dan mudah rewel.

 

Cara Ampuh Mengatasi Ruam pada Kulit Sang Buah Hati

Sebagaimana yang Bunda telah ketahui bahwa demam tinggi dapat membuat si kecil rewel hingga sulit tidur. Lalu, apa yang seharusnya dillakukan? Selain menerapkan skin to skin atau memberinya paracetamol (jika demam sudah tak bisa ditolerir), gunakan juga minyak telon dengan kandungan terbaik seperti Sleek Baby Telon Oil. Ketika demam, si kecil biasanya juga merasakan hawa panas dingin yang tak menentu. Nah, Bunda dapat mengusap bagian kakinya dengan Sleek Baby Telon Oil untuk meredakan ketidaknyamanan tersebut dan membuatnya lebih hangat.


Di samping itu, Sleek Baby Telon Oil memiliki aroma yang menenangkan bayi ketika demam. Kandungan 2x minyak telonnya pun ampuh memberi kehangatan alami, sehingga anak merasa lebih nyaman. Bahkan dengan minyak anisi dua kali lebih banyak, Sleek Baby Telon Oil bisa digunakan untuk mencegah perut kembung dan melancarkan pernafasan Si Kecil. Serba guna sekali! Oleh karena itu, tak perlu ragu lagi untuk memiliki Sleek Baby Telon Oil sebagai salah satu rangkaian perawatan terpenting si kecil, termasuk ‘P3K’ saat ia mengalami demam. 

Leave a comment