1000 Hari Perlindungan

Image

Mau Memberikan Susu Formula Untuk Si Kecil yang Baru Lahir? Perhatikan Hal-hal Ini Ya, Bun!

Untuk mendukung proses tumbuh kembang pada 1000 hari pertamanya, menjaga asupan nutrisi Si Kecil sangatlah penting. Mulai saat Si Kecil masih di dalam kandungan sampai Si Kecil terlahir asupan nutrisi untuknya perlu diberikan secara lengkap. Salah satunya yakni dengan memberikan susu formula sebagai pelengkap nutrisi harian Si Kecil.

Saat Si Kecil baru lahir, memberikan Air Susu Ibu (ASI) merupakan opsi terbaik karena bisa melengkapi nutrisi Si Kecil. Sayangnya, tidak semua bayi bisa diberikan ASI dan tak jarang Si Kecil justru lebih suka mengonsumsi susu formula sejak baru lahir. Jika Bunda ingin memberikan susu formula untuk Si Kecil, maka sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini terlebih dahulu ya, Bun.


Memilih Susu Formula yang Tepat

Ada beragam susu formula dari berbagai merek dan jenis susu yang bisa Bunda berikan untuk Si Kecil. Bunda perlu memilih susu formula yang tepat dan cocok dengan kondisi tubuh Si Kecil. Sebab, pada beberapa kondisi, ada anak-anak yang tidak bisa mengonsumsi susu formula karena alergi atau intoleransi laktosa.

Pilihlah susu formula dengan kandungan yang aman dan cocok untuk Si Kecil agar ia mau meminumnya. Selain itu, perhatikan juga usia Si Kecil karena biasanya kandungan formula susu disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi Si Kecil. Jadi, Bunda bisa memberikan asupan nutrisi terbaik dengan memberikan susu formula yang tepat untuk Si Kecil.


Frekuensi Pemberian Susu

Si Kecil yang baru lahir tidak bisa menerima asupan nutrisi dalam jumlah yang banyak sekaligus. Bunda perlu mengatur frekuensi pemberian susu untuknya terutama apabila diselingi oleh pemberian ASI. Pada usia beberapa hari pertama setelah lahir, Bunda bisa memberikan susu formula sebanyak 60-90 ml tiap 3-4 jam sekali. Setelah usia 1 bulan, naikkan jumlah susu untuk Si Kecil menjadi 120 ml dengan frekuensi setiap 4 jam sekali. Setelah 6 bulan, Si Kecil bisa meminum setidaknya 240 ml susu formula tiap 4-5 jam sekali. Meskipun demikian, sesuaikan juga kapasitas susu yang akan diberikan dengan kondisi SI Kecil dan jangan paksakan Si Kecil untuk meminum susu formula terlalu banyak.


Cara Membuat Susu

Cara Bunda membuatkan susu untuk Si Kecil perlu diperhatikan karena berkaitan erat dengan kehigienisan susu yang Bunda berikan. Usahakan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum membuat susu agar tidak ada bakteri yang ikut terbawa. Gunakan juga air hangat yang bersih dan hindari penggunaan air mineral karena belum tentu Si Kecil toleran dengan kandungan mineral dalam air tersebut.


Cara Menyimpan Susu

Setelah susu dibuat, tidak selamanya Si Kecil mau langsung meminum susu tersebut. Ada kalanya Bunda perlu menyimpan susu formula yang telah dibuat sampai Si Kecil mau meminumnya. Proses menyimpan perlu diperhatikan betul karena berkaitan dengan kualitas susu yang Bunda berikan untuk Si Kecil. Usahakan untuk menyimpan susu formula Si Kecil tidak lebih dari 2 jam. Selain itu, jika Bunda ingin menghangatkan susunya, sebaiknya jangan gunakan microwave agar kandungan gizinya tetap terjaga. Simpan juga sisa susu formula yang ada dalam kemasan yang kedap udara dan sejuk agar nutrisinya tetap terjaga.


Kebersihan Botol Susu Si Kecil

Untuk memastikan susu yang Bunda berikan bebas dari bakteri jahat, maka sebaiknya selalu jaga kebersihan botol susunya. Menjaga kebersihan botol susu Si Kecil dapat dimulai dengan memilih bottle nipple cleanser yang tepat. Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser bisa jadi pilihan yang tepat karena aman dan efektif untuk membersihkan botol susu Si Kecil. Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser punya kandungan antibacterial alami yang aman untuk membersihkan botol susu Si Kecil. Selain itu, kandungan stain removal formula juga mampu secara efektif membunuh bakteri dan menghilangkan bau amis serta noda susu di botol susunya. Sehingga, kebersihan botol susu Si Kecil akan terjaga dan Bunda bisa menjaga kesehatan Si Kecil sambil memberikan nutrisi terbaik untuknya.

Leave a comment