1000 Hari Perlindungan
Image

Inilah 7 Solusi Mengatasi Kecemasan Bagi Para Bunda

Selamat atas kelahiran si Kecil, Bunda.


Sebagai ibu baru, banyak sekali perubahan terjadi dalam diri Bunda yang memerlukan adaptasi. Perubahan yang paling signifikan terjadi pada ibu baru adalah perubahan emosi yang cepat dan bermacam-macam. Emosi senang dan bangga akan kehadiran si Kecil tentunya ada. Namun tidak menutup kemungkinan, para Bunda bisa mengalami perubahan emosi dari senang ke sedih saat sedang lelah dan kurang tidur tetapi harus mengurus bayi. Hal ini menjadi pemicu seorang ibu bisa mengalami stres. Memang, menjadi ibu baru itu tidak mudah dan pola baru ini harus diterima para Bunda.


Baby blues, postpartum depression, dan postpartum anxiety adalah ketiga contoh kondisi yang kerap terjadi yang dipicu oleh stres. Tidak sedikit para Bunda yang mengalami hal-hal ini setelah persalinan. Ketiga hal ini memiliki perbedaannya masing-masing. Baby blues adalah rasa gundah dan sedih yang berlebihan setelah melahirkan. Postpartum Depression atau PPD adalah kondisi dimana Bunda mengalami depresi yang dapat memicu hilangnya rasa senang dan minat dalam melakukan sesuatu. Terlalu sering menangis dan merasa bersalah juga merupakan pertanda Bunda mengalami PPD. Selanjutnya adalah postpartum anxiety (PPA) yang ditandai dengan Bunda yang selalu merasa cemas dan khawatir berlebihan sehingga berkurangnya nafsu makan, dan seringnya mengalami panic attack atau serangan panik.


Setelah mengetahui dengan singkat apa kondisi yang dapat terjadi pada ibu pascamelahirkan, kali ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang postpartum anxiety atau gangguan kecemasan. Apa saja gejalanya dan bagaimana solusi untuk mengatasi kecemasan yang terjadi pada ibu baru?


Berbeda halnya dengan PPD, kecemasan pasca melahirkan dapat terjadi karena ketakutan dan kepanikan ibu yang berlebihan di mana segala sesuatu dipikirnya dapat membahayakan si Kecil. Kontak emosional antara Bunda dan si Kecil umumnya sudah terbentuk, namun adanya ketakutan dan kecemasan itu yang dapat memicu banyak hal.


Gejala yang kerap terjadi yang menandakan Bunda bisa saja mengalami PPA adalah:

1. Memiliki pikiran semua hal dapat membahayakan si Kecil termasuk tindakan yang dilakukan.

2. Bunda menjadi clean freak karena beranggapan bahwa setitik debu dapat membahayakan si Kecil.

3. Mengalami insomnia.

4. Tidak membiarkan diri sendiri keluar rumah demi beranggapan si Kecil akan mendapatkan bahaya.

5. Memiliki pemikiran adanya kemungkinan buruk yang terjadi, padahal si Kecil baik-baik saja.


Apalagi di masa pandemi seperti ini, Bunda bisa lebih obsesif untuk membersihkan segala hal dan memastikan semua bersih sempurna. Hal ini disebut Obsessive-compulsive Disorder atau biasa disingkat OCD pascamelahirkan yang dapat terjadi akibat kecemasan Bunda yang berlebih. Sehingga menimbulkan perilaku waspada yang berlebihan dalam melindungi si Kecil.


Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi kecemasan ini? Berikut adalah 7 solusi mengatasi kecemasan bagi para Bunda, khususnya first-time moms.


1. Jangan sungkan meminta support dari Ayah

Ayah sebagai support system haruslah siap siaga ketika Bunda sudah memperlihatkan kecemasannya terhadap si Kecil. Ingatkan para Bunda bahwa semua baik-baik saja, tidak perlu khawatir. Berikanlah Bunda waktu untuk beristirahat dan berikan pujian dan apresiasi bahwa sudah bekerja dengan baik dalam mengurus si Kecil.


2. Berbagi tugas dengan Ayah

Masih berhubungan dengan solusi nomor 1, membagi tugas dengan Ayahnya si Kecil bisa meringankan beban Bunda, lho. Ditambah lagi dengan kehadiran Ayah yang #dirumahaja dan bekerja di rumah, Bunda bisa meminta bantuan Ayah bila sedang kesulitan. Walaupun mungkin kecemasan bisa terjadi bila Bunda tidak mempercayakan bayinya kepada orang lain, setidaknya Ayah bisa bantu dengan pekerjaan rumah seperti membersihkan peralatan bayi, menyapu rumah, dan banyak lagi.


Agar Bunda tidak merasa khawatir akan kebersihan peralatan makan dan minum si Kecil, Ayah bisa memilih cairan pembersih yang aman dan terbukti dapat membersihkan kuman membandel dan bakteri yang ada di permukaan. Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser yang bebas paraben dan tentunya 100% FOOD GRADE bisa menjadi solusi Bunda dan Ayah dalam mencari cairan pembersih yang aman. Beritahu juga ke Bunda, bahwa ia tidak usah khawatir akan keamanan cairan pembersih ini.


3. Konsultasi ke dokter

Bila kondisi Bunda makin memburuk, bisa minta konsultasi pada yang ahli. Bunda bisa menceritakan rasa cemas ini kepada dokter dan bicarakan juga penanganan serta terapi apa yang tepat untuk dilakukan. 


4. Meditasi dan olahraga

Meditasi merupakan cara mudah untuk merileks-kan diri, lho, Bunda. Belum banyak yang tahu manfaat dari meditasi itu sendiri. Rileksasi otot-otot serta mindfulness training juga bisa Bunda pilih untuk menenangkan diri. Cara mudahnya adalah lakukan ini sebelum tidur. Tentunya meditasi dapat memberikan solusi dalam mengatasi insomnia yang mungkin Bunda alami setelah melahirkan.


Melakukan olahraga ringan #dirumahaja juga dapat membantu Bunda dalam merilekskan tubuh. Mulai dari hal-hal kecil seperti berjalan di treadmill dapat membantu membuang segala ketakutan yang ada di pikiran dan membantu menjaga ritme jantung agar sehat.


5. Mencari info bersama para Bunda lainnya

Cara lain dalam mengatasi kecemasan yang tejadi pada ibu baru adalah dengan berbagi cerita dengan para Bunda yang mengalami hal yang sama. Cari tahu info-info bagaimana mengatasinya. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagi dalam forum online atau bersama sahabat-sahabat sesama ibu.


6. Jangan dipendam sendiri

Curhat dengan sahabat sekaligus partner hidup dapat mengurangi beban yang ada pada diri. Para Ayah hadir untuk mendengarkan segala keluh kesah isterinya. Pastinya seorang suami akan kebingungan bila isteri mereka ngedumel, marah-marah, dan diam sehingga mengalami stres. Hal ini bisa diatasi apabila Bunda dan Ayah saling membuka komunikasi agar dibicarakan dan mencari solusi bersama-sama.


7. Berfikir positif

“Don't be pushed around by the fears in your mind. Be led by the dreams in your heart.”

Roy T. Bennett, The Light in the Heart


Kutipan ini menggambarkan betapa pentingnya berfikir positif. Jangan biarkan ketakutan dan kecemasan mendorong untuk berfikir akan keburukan yang dapat menimpa si Kecil. Ingat, Bunda akan menjadi figur yang akan si Kecil dambakan kelak mereka besar nanti. Kasih sayang Bunda dan Ayah lah yang akan membentuk karakter si Kecil. Gantilah mindset buruk itu. Selain Bunda, masih ada anggota keluarga lain yang dapat menjaga si Kecil dengan kasih sayang. Syukuri dan hargai itu.


Solusi di atas dapat dilakukan Bunda lakukan untuk mengatasi gejala kecemasan. Jangan lupa juga jaga pola makan agar semangat dan bahagia menjalani hari.


Percayakan keamanan dan kebersihan botol serta peralatan bayi yang lain pada Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser. Selain sudah food grade, produk ini sudah teruji klinis sehingga aman untuk Bunda dan si Kecil. Buat momen #dirumahaja lebih menyenangkan. Untuk info lebih lenjut tentang Sleek Baby, silakan klik di sini

Leave a comment