1000 Hari Perlindungan
Image

Ini Tanda-tanda Masuk Angin Pada Anak, Bunda Harus Tahu!

Masuk angin kerap kali dialami oleh anak-anak, terutama yang usianya masih berada di angka 0-5 tahun. Pasalnya kulit Si Kecil yang masih sangat tipis membuatnya sangat sensitif terhadap cuaca sehingga ketika tubuhnya terkena cuaca dingin atau terkena angin akan mudah mengalami yang namanya masuk angin. Ditambah lagi anak-anak di usia dini memiliki sistem imunitas yang masih belum terbentuk sempurna sehingga sangat mudah terserang beragam jenis penyakit. Istilah masuk angin sebenarnya hanya ada di Indonesia karena pada dasarnya masuk angin dalam dunia medis tidak digolongkan sebagai salah satu jenis penyakit. Masuk angin sebenarnya adalah sebuah gejala awal dari terjadinya infeksi virus dalam tubuh. 


Tanda-tanda Masuk Angin Pada Anak

Saat sakit, anak-anak sejatinya masih belum bisa mengekspresikan dirinya dengan baik sehingga di sinilah tugas Bunda sebagai seorang ibu yang harus cermat dalam melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada Si Kecil dan juga tanda-tanda yang terlihat saat ia terkena masuk angin. Di bawah ini ada tanda-tanda masuk angin pada anak yang mudah sekali dikenali, yaitu: 


- Perut Kembung

Salah satu tanda-tanda masuk angin pada anak yang bisa dikenali oleh Bunda adalah perutnya yang kembung. Jika Bunda melihat perut Si Kecil agak membesar, cobalah untuk meraba perutnya dan perhatikan perut yang menggembung tersebut terasa keras atau tidak. Perut kembung juga bisa menandakan kalau sistem pencernaan Si Kecil sedang terganggu seperti salah makan, mengonsumsi makanan yang terlalu keras, hingga intoleransi laktosa. Perbedaannya adalah pada perut kembung akibat masuk angin, maka perut kembungnya tidak terasa keras, sedangkan jika mengalami gangguan pencernaan perut kembungnya akan terasa lebih keras saat diraba. Untuk mengobatinya, Bunda bisa mengoleskan minyak telon pada bagian perut hingga ke dada. 


- Badan Demam

Tanda-tanda masuk angin pada anak juga bisa Bunda lihat dari suhu tubuhnya. Jika tubuhnya mengalami demam atau suhu tubuhnya berada di atas normal (di atas 37 derajat celcius), bisa berarti tubuhnya masuk angin. Demam pada anak juga bisa dikarenakan tubuhnya sedang melawan bakteri dan virus yang menyerang. Lantas bagaimana membedakan tanda-tanda masuk angin pada anak dengan terkena penyakit lainnya? Demam pada anak yang masuk angin biasanya ditandai dengan meriang pada tubuhnya. Selain itu, cobalah pegang kaki dan tangan Si Kecil! Jika tangan dan kakinya suhunya lebih rendah dari suhu tubuhnya, maka bisa menjadi tanda masuk angin. 


- Mual dan Muntah

Tanda-tanda masuk angin pada anak selanjutnya adalah mual dan muntah. Mual dan muntah ini biasanya disebabkan karena intoleren laktosa, tapi juga bisa dikarenakan salah makan, peradarangan usus, alergi makanan, hingga masuk angin. Perut Si Kecil yang di dalamnya terdapat angin akan membuat makanan sulit masuk ke dalam sistem pencernaannya sehingga akan keluar lagi melalui mulut. Ketika Si Kecil mual dan muntah, segera posisikan Si Kecil dalam posisi duduk atau berbaring agar lebih nyaman dan hindari memberikan susu formula terlebih dahulu, tapi Bunda bisa memberikannya ASI. Jangan lupa juga untuk mengoleskan minyak telon pada area perut, dada, dan leher setelah Si Keci muntah.


- Diare

Diare menjadi salah satu tanda-tanda masuk angin pada Si Kecil yang berusia di atas 1 tahun. Bunda bisa melihat dari konsistensi tinjanya. Jika kandungan air pada tinja melebihi normal dan pada saat buang air besar ditandai dengan suara buang angin, maka itu menjadi tanda-tanda masuk angin pada Si Kecil. Saat anak terkena diare, selalu berikan air minum yang cukup supaya tubuhnya tidak terdehidrasi. 


- Nafsu Makan Berkurang

Nafsu makan yang berkurang bisa menjadi salah satu tanda-tanda masuk angin pada anak. Hal ini dikarenakan Si Kecil akan merasakan tubuhnya yang terasa tidak enak, terutama jika perutnya terasa kembung dan tubuhnya terasa meriang akibat masuk angin. Meski Si Kecil tidak nafsu makan, tapi tetap saja tubuhnya butuh asupan nutrisi. Bunda bisa menyediakan bubur atau makanan yang bertekstur lembut sehingga nantinya mudah dicerna oleh tubuh. 


- Sering Rewel dan Menangis

Tanda-tanda masuk angin pada anak yang terakhir adalah Si Kecil mudah rewel dan menangis. Anak yang masuk angin akan mudah rewel dan terus menerus menangis tanpa henti. Tapi sebelum menyimpulkan kalau Si Kecil terkena masuk angin, Bunda harus melihat terlebih dulu tanda-tanda di atas. Jika ada beberapa tanda-tanda masuk angin pada anak di atas, ditambah dengan tanda Si Kecil yang sering rewel dan menangis, maka bisa berarti itu tanda-tanda masuk angin pada anak. 


Tanda-tanda masuk angin pada anak ini sebenarnya agak sulit untuk diketahui jika hanya melihatnya dari satu tanda saja. Cara mudah mengetahui tanda-tanda masuk angin pada anak adalah, Bunda harus melihat 2-3 lebih tanda-tanda masuk angin pada anak. Jika hanya melihat satu tanda-tanda masuk angin pada anak tidaklah cukup. Jadi pastikan untuk mengecek beberapa tanda-tanda masuk angin pada anak di atas untuk menyimpulkan kalau Si Kecil terkena masuk angin. 


Cegah Masuk Angin Pada Anak dengan Minyak Telon

Setelah mengenali apa saja tanda-tanda masuk angin pada anak, Bunda harus melakukan tindakan pencegahan agar Si Kecil tak mudah terkena masuk angin yakni dengan cara mengoleskan minyak telon ke tubuhnya. Minyak telon memiliki banyak khasiat untuk Si Kecil dan salah satu khasiatnya adalah untuk mencegah masuk angin. Hal ini dikarenakan saat dioleskan, minyak telon akan memberikan sensasi rasa hangat pada tubuh sehingga dapat mencegah masuk angin. Minyak telon sendiri merupakan minyak yang komposisi bahan pembuatnya terdiri dari minyak kelapa, minyak kayu putih, dan minyak anisi.


Selain untuk mencegah masuk angin, minyak telon juga bisa mengurangi masalah pernafasan, mencegah perut kembung, melembabkan tubuh, mengatasi eksim, mengharumkan tubuh, hingga membuat tubuh Si Kecil bisa lebih rileks. Dengan beragamnya manfaat dari minyak telon, maka Bunda harus memastikan kalau minyak telon ini wajib tersedia di rumah. 


Sleek Baby Telon Oil Jadi Pilihan Tepat untuk Obati Masuk Angin  

Untuk pilihan minyak telonnya, Bunda tak boleh asal sembarangan memilih. Pilih minyak telon yang memiliki komposisi bahan utama minyak kelapa, minyak anisi, dan minyak kayu putih. Jika bingung memilihnya, sekarang sudah ada Sleek Baby Telon Oil. Sleek Baby Telon Oil adalah minyak telon dengan komposisi 60% minyak kelapa, 20% minyak kayu putih dan 20% minyak anisi. Kandungan minyak anisi dalam Sleek Baby Telon Oil ini 2x minyak telon biasa sehingga manfaatnya akan lebih terasa. Kemasannya sangat praktis, tidak mudah tumpah, dan mudah digunakan karena tutupnya menyatu dengan botol. Selain itu, botol Sleek Baby Telon Oil juga sudah dilengkapi dengan sistem lock jadi aman ketika dimainkan Si Kecil karena tak mudah tumpah dan bocor.


Sleek Baby Telon Oil bisa dijumpai di minimarket, supermarket, apotek, toko peralatan bayi, hingga market place seperti Lazada dan Shopee. Tak hanya  Sleek Baby Telon Oil saja, Sleek Baby juga punya beberapa produk terbaik untuk bayi seperti Sleek Baby Liquid Soap, Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser, dan masih banyak lagi. Kalau ingin mengetahui informasi selengkapnya mengenai produk-produk dari Sleek Baby, cek langsung di sini!  

Leave a comment