1000 Hari Perlindungan

Image

Hindari Hal Ini Saat Memberikan Susu Untuk si Kecil

Untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil, maka Bunda perlu memberikan asupan gizi yang sempurna. Mulai dari memberikan ASI eksklusif, Makanan Pendamping ASI (MPASI) sampai susu formula perlu bunda berikan kepada Si Kecil. Akan tetapi, seringkali pemberian susu untuk Si Kecil dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Padahal, ada beragam hal yang perlu Bunda hindari ketika memberikan susu untuk Si Kecil. Berikut ini beberapa diantaranya.


Menggunakan Air Mineral

Air mineral mungkin baik untuk dikonsumsi oleh orang dewasa. Sebab, didalam air mineral, terdapat kandungan mineral yang baik untuk tubuh manusia. Akan tetapi, ketika membuat susu untuk Si Kecil, sebaiknya jangan gunakan air mineral ya, Bun. Sebab, air mineral merupakan air yang melalui serangkaian proses karbonasi untuk memberikan kandungan mineral didalamnya. Mineral yang ada pada air tersebut kurang cocok untuk dikonsumsi oleh Si Kecil, terutama yang baru lahir. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda menggunakan air biasa yang dimasak dan hindari penggunaan air mineral ketika membuat susu untuk Si Kecil.


Menyimpan Susu Terlalu Lama

Susu yang tidak langsung dikonsumsi umumnya akan didiamkan terlebih dahulu sampai Si Kecil mau mengonsumsinya. Namun, menyimpan susu terlalu lama juga bukanlah hal yang baik. Sebab, ketika Bunda mendiamkan susu terlalu lama, botol susu tersebut akan menjadi sarang pertumbuhan bakteri berbahaya. Sementara itu, menurut World Health Organization (WHO), usia susu formula yang telah dibuat maksimal hanya 2 jam saja. Jadi, ketika susu yang telah dibuat didiamkan dalam waktu lebih dari 2 jam, maka sebaiknya buang susu tersebut agar bakteri tidak masuk kedalam tubuh Si Kecil.


Berlebihan Saat Memberikan Susu

Susu formula memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan Si Kecil. Meskipun bermanfaat, bukan berarti Bunda bisa memberikan susu formula secara berlebihan kepada Si Kecil. Sebab, pemberian susu formula kepada Si Kecil secara berlebihan bisa membuat Si Kecil tidak nafsu makan. Ya, selain susu formula, Si Kecil juga membutuhkan asupan gizi lainnya agar bisa lebih seimbang. Selain itu, Bunda juga perlu mempelajari tanda-tanda Si Kecil sedang lapar dan kenyang agar mengetahui kapan waktu untuk berhenti memberikan susu.


Membiarkan Si Kecil Minum Susu Sambil Tidur

Saat mengonsumsi susu formula, Si Kecil tentu memiliki posisi favorit. Namun, sebaiknya Bunda memperhatikan posisi Si Kecil saat meminum susu dan mencegahnya untuk minum susu sambil tidur. Sebab, posisi tersebut meningkatkan potensi tersedak. Selain itu, apabila Si Kecil sampai tertidur ketika minum susu, hal tersebut juga bisa berpotensi merusak giginya karena cairan susu yang mengendap terlalu lama di giginya. 


Menghangatkan Susu Lebih Dari 10 Menit

Ketika susu yang telah dibuat didiamkan, maka susu tersebut akan menjadi dingin. Saat menghangatkan kembali susu tersebut, usahakan agar tidak menghangatkannya terlalu lama. Sebab, ketika menghangatkan susu terlalu lama, bakteri akan berkembang biak pada susu tersebut. Bakteri tersebut nantinya bisa membuat Si Kecil menjadi diare. Sebaiknya, hangatkan susu tak lebih dari 10 menit agar kualitas susu formula tersebut tetap terjaga.


Untuk mencegah bakteri masuk kedalam susu yang dikonsumsi Si Kecil, Bunda juga perlu membersihkan botol susu Si Kecil secara maksimal. Sebaiknya, gunakan sabun cuci pembersih botol yang mampu membunuh bakteri jahat secara menyeluruh pada botol susu Si Kecil. Sleek Baby Bottle Nipple & Baby Accessories Cleanser bisa menjadi pilihan yang tepat karena memiliki kandungan Stain Removal Formula yang dapat menghilangkan sisa lemak susu pada botol Si Kecil. Selain itu, Sleek Baby Bottle Nipple & Baby Accessories Cleanser juga terbuat dari formula food grade sehingga lebih aman untuk digunakan pada peralatan makan Si Kecil.

Leave a comment