1000 Hari Perlindungan
Image

Demi Kesehatan, Intip Beragam Tips Mencuci Botol dan Mainan bayi Ini

Botol susu adalah sahabat bayi yang seolah tak terpisahkan dari hidupnya. Terlebih bagi para working moms, satu-satunya media untuk memberikan ASI atau susu formula hanyalah benda tersebut. Oleh karena itu, botol susu perlu dirawat sebaik mungkin. Mencucinya dengan sabun cuci botol bayi tentu sudah Bunda lakukan. Namun, coba ingat-ingat lagi apakah setiap harinya botol susu tersebut langsung dibersihkan? Atau dibiarkan menumpuk selama beberapa jam di tempat pencucian piring, baru kemudian dicuci? 


Sebisa mungkin, hindari menunda waktu untuk mencuci botol susu bayi. Hal ini berkaitan dengan kesterilannya. Bahkan jika dibiasakan terus-menerus, risiko kurang menyenangkan bisa terjadi. Berikut 5 di antaranya yang perlu Bunda waspadai:

1. Bagian dot tak higienis

Ketika meminum susu dari botol, bayi mungkin sering melepasnya dan membiarkan dot ini terbuka. Alhasil, permukaan dot yang penuh liur membuatnya jadi lembab. Bakteri dan kuman sumber penyakit otomatis akan mudah hinggap lantaran dibiarkan cukup lama, tanpa langsung membersihkannya dengan sabun cuci botol bayi. Jika terus dibiarkan seperti ini, akibatnya kuman semakin menyebar ke bagian lain termasuk bagian dalam botol. Hal ini berisiko membuat balita mengalami gangguan pencernaan seperti diare atau infeksi bakteri.


2. Tumbuh kerak pada dasar botol

Sisa ASI atau susu formula umumnya akan meninggalkan noda pada bagian pinggir dan dasar botol, jika dibiarkan tak dicuci terlalu lama. Terlebih untuk ASI, mengandung banyak lemak yang lebih sulit dihilangkan. Sehingga bila semakin ditunda untuk mencucinya segera, sisa air susu ini akan menjadi noda kuning yang sulit dihilangkan hingga meninggalkan kerak.Tidak hanya itu, noda susu tersebut berisiko memicu pertumbuhan bakteri di dalam botol susu bayi.


3. Kualitasnya menurun

Risiko ketiga jika botol susu tidak langsung dibersihkan dalam waktu yang cukup lama dengan sabun cuci botol bayi, kualitas alat feeding tersebut juga akan menurun. Hal ini karena materialnya jadi mengeruh dan tidak baik lagi digunakan kendati sudah terkontaminasi bakteri. Padahal, beberapa botol susu memiliki harga cukup mahal, yakni mulai Rp 80 ribu – Rp 200 ribu. Sayang, kan? Jika ingin lebih berhemat dan memiliki botol susu awet, maka ketelatenan mencuci botol serta proses sterilisasinya perlu diperhatikan.


4. Botol jadi tempat berkembangnya kuman

Terkadang, ada juga yang sering merendam botol susu dalam waktu lama dengan sabun cuci botol, tapi kemudian tak langsung membilasnya dan disterilkan. Kebiasaan ini ternyata juga bisa membuat kuman yang ada pada busa pencucian, masuk kembali ke dalam botol, lho! Maka itu, tahap membersihkan botol ini harus disegerakan. Dari mulai mencuci, membilas, hingga sterilisasi menggunakan air panas atau sterilizer.


5. Susu mudah terkontaminasi bakteri

Beberapa merk botol susu berfungsi ganda. Selain bisa digunakan untuk menyusu, seorang ibu juga dapat memakainya sebagai wadah penyimpan ASI perah. Bunda hanya tinggal mengganti dotnya dengan penutup botol khusus. Masalahnya adalah jika ASI perah disimpan pada botol susu yang belum sepenuhnya bersih, susu yang baru diperah dan masih segar justru akan terkontaminasi bakteri. ASI tersebut pun alhasil menjadi kurang sehat karena nutrisinya berkurang. Nah, ASI yang tercemar bakteri ini juga berisiko menimbulkan diare pada bayi.


Baca Juga : Memilih Sabun Pencuci Botol Yang Aman Untuk Bayi


Selain Botol Susu, Jangan Skip Cuci Mainannya Juga

Bagi bayi yang mulai aktif mengeksplor dunia  lewat bermain, jangan lupa untuk rajin membersihkan semua mainannya juga. Apalagi, jika bayi sudah memasuki fase oral alias semua hal dimasukkan ke dalam mulut. Kontaminasi bakteri secara langsung yang menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, semakin mudah terjadi.

Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi menawarkan fitur pencucian selain botol susu, jadi bisa digunakan juga untuk mencuci mainan bayi. Ayo, rutin bersihkan mainan bayi dengan mengikuti cara pencucian sesuai dengan jenis materialnya berikut ini:


1. Mainan Plastik

Untuk mainan dengan material plastik, Bunda bisa menggunakan air hangat yang dicampur dengan Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi di dalam wadah. Masukkan  semua mainan ke dalam suatu wadah. Sikat hingga bersih dengan sikat gigi baru, kemudian bilas dan keringkan menggunakan lap bersih. Bagi mainan dengan baterai, peras terlebih dahulu lap yang sudah dicelupkan ke air campuran sabun, baru usapkan pada bagian luar mainan.

 

2. Mainan Berbahan Kain

Bila mainan menggunakan bahan kain, Bunda bisa mencucinya pakai air hangat dan Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi. Untuk mengeringkan, cukup mengangin-anginkan mainan tersebut atau mengeringkannya dengan hair dryer. Tidak perlu menjemur langsung di bawah sinar matahari karena akan membuat warnanya jadi pudar.


Baca Juga : 27 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir


Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Memilih Sabun Cuci Botol bayi

Selain tak disarankan untuk mendiamkan botol susu yang sudah dipakai terlalu lama, orangtua juga perlu mengecek kembali apakah sabun cuci botol untuk bayi berkualitas atau tidak. Bagaimana cara mengetahui kualitas produk tersebut?

Pertama, kenali beberapa kandungan yang wajib dimiliki sabun cuci botol bayi. Misalnya dalam Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi, produk ini sangat aman digunakan karena 100% Food Grade. Artinya, sabun cuci botol tersebut tidak mentransfer zat beracun ke makanan, susu, atau benda yang bersentuhan langsung dengan mulut bayi alias non-toxic.

Selain harus bersertifikasi food grade, pastikan sabun cuci botol bayi yang Bunda pilih juga memiliki kriteria seperti Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi sebagai berikut:


- Stain Removal

Dengan formula stain removal sabun dapat menghempas noda, sisa lemak dan bau yang menempel pada peralatan bayi  secara menyeluruh.


- Natural Antibacterial

Produk khusus bayi pastinya harus berbahan dasar alami, namun tetap mampu membasmi kotoran dan mematikan kuman, bakteri serta jamur.


- Hypoallergenic

bayi umumnya rentan alergi, makanya perlu sabun cuci botol bayi yang mampu meminimalisir iritasi kulit, gatal dan kasar. Juga untuk ibu atau ayah yang notabene selalu terpapar produk ini ketika membersihkan botol susu.


- High Quality Concentrate

Jika sabun cuci botol bayi memiliki kriteria ini, maka penggunaan sedikit saja akan membuat botol susu dan peralatan bayi lain sudah bersih dan terlindung dari kuman. Jadi Bunda bisa sekaligus menghemat pemakaiannya.


- Paraben Free

Pastikan juga sabun cuci botol bayi tersebut tidak mengandung paraben dan zat kimia berbahaya lainnya. Sebab, hal ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari.


- Dermatologically Tested

Melalui sertifikasi dermatologically tested, artinya produk sabun cuci botol ini teruji secara klinis melalui penelitian laboratorium dari yang ahli.


- Microbiological Tested

Kalau ini, berarti produk sabun cuci botol untuk bayi sudah teruji secara efektif dalam membunuh mikroorganisme berbahaya.


Di samping membersihkan botol susu, perlengkapan makan, dan mainan, Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi bahkan juga bisa digunakan untuk mencuci sayuran dan buah-buahan. Memangnya aman? Nah, inilah salah satu kelebihan  yang nyata jika sabun cuci botol bayi 100% food grade. 


Begitulah tips seputar membersihkan botol bayi serta mainannya yang bisa menjadi referensimu di rumah. Jangan lupa, gunakan selalu Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi karena sabun cuci botol ini terbukti aman dan ampuh membersihkan peralatan bayi secara maksimal.

Leave a comment