1000 Hari Perlindungan

Image

Bunda, Waspadai Beberapa Hal Berikut Agar Kulit Si Kecil Terbebas dari Iritasi, Ya!

Apabila Bunda menemukan kulit Si Kecil tampak lebih merah dan Si Kecil jadi lebih sering menangis, maka bisa jadi kulit Si Kecil sedang mengalami iritasi. Kondisi ini merupakan suatu hal yang sering terjadi pada kulit si Kecil mengingat kulit Si Kecil umumnya masih sensitif sehingga dapat bereaksi dengan cepat ketika terjadi sesuatu. Agar kulit Si Kecil lebih terjaga, Bunda dapat mewaspadai beberapa hal berikut agar dapat mencegah kulit Si Kecil dari risiko iritasi yang menyerang kulitnya.


Penggunaan Popok yang Kurang Tepat

Popok merupakan salah satu benda yang sangat identik dengan Si Kecil. Biasanya, Bunda menggunakan popok sekali pakai kepada Si Kecil agar memudahkan proses buang airnya. Hal ini merupakan suatu hal yang wajar namun juga dapat menjadi pemicu timbulnya iritasi pada kulit Si Kecil. Munculnya iritasi yang berasal dari popok biasanya dipicu oleh penggunaannya yang kurang tepat. Penggunaan popok yang terlalu kencang biasanya menjadi pemicu utama kulit Si Kecil iritasi. Tak hanya itu, popok yang tidak langsung diganti setelah basah juga membuat kulit si Kecil lebih mudah iritasi. Oleh karena itu, perhatikan popok Si Kecil ya Bun, supaya kulitnya terbebas dari iritasi. 


Alergi Makanan

Saat memasuki fase 1000 hari pertamanya, Si Kecil membutuhkan asupan gizi yang tercukup. Namun, Bunda juga harus memperhatikan apakah Si Kecil alergi pada makanan tertentu hingga menyebabkan kulitnya iritasi. Alergi makanan merupakan salah satu pemicu iritasi pada kulit Si Kecil yang perlu Bunda waspadai. Makanan seperti seafood sampai susu sapi seringkali menjadi pemicu iritasi. Dengan demikian, sebaiknya Bunda memperhatikan lebih teliti makanan apa saja yang belum bisa diterima Si Kecil agar kulitnya terbebas dari Iritasi.


Baby Wipes

Penggunaan baby wipes atau tissue bayi merupaan suatu hal yang wajar dan seringkali menjadi penolong Bunda ketika di perjalanan. Namun, jangan salah, baby wipes juga dapat menjadi pemicu timbulnya iritasi pada kulit Si Kecil. Hal ini biasanya terjadi ketika adanya kandungan alkohol atau pewangi tertentu yang tidak ramah pada kulit Si Kecil sehingga membuat kulitnya jadi iritasi. Untuk mencegah hal tersebut, usahakan Bunda memperhatikan dengan baik kandungan yang ada pada tissue tersebut dan pastikan terbuat dari bahan-bahan yang alami atau ramah terhadap kulit Si kecil.


Air Liur

Saat tertidur, secara tidak sadar Si Kecil seringkali mengeluarkan air liur dari sekeliling mulutnya. Hal ini merupakan suatu hal yang wajar ketika tidur. Namun, hal ini bisa menjadi hal yang kurang wajar apabila muncul bintik-bintik merah di area sekitar bibir, dagu, pipi hingga leher Si Kecil. Karena, jika area tersebut terlihat kemerahan, artinya kulit Si Kecil telah terjangkit iritasi dan Bunda sebaiknya memperhatikan air liur yang keluar dari mulut Si Kecil ketika tertidur.


Sabun Antibakteri yang Tidak Alami

Penggunaan sabun antibakteri bertujuan agar kulit Si Kecil terbebas dari bakteri-bakteri berbahaya. Namun, penggunaan sabun antibakteri juga dapat menjadi pemicu iritasi pada kulit Si Kecil juga loh bun. Hal ini biasanya disebabkan karena sabun mandi bayi antibakteri yang Bunda gunakan terbuat dari bahan yang tidak alami sehingga tidak toleran pada kulit Si Kecil. Untuk itu, bunda dapat menggunakan produk sabun mandi bayi antibakteri yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti Sleek Baby Natural Antibacterial 2in1 Hair & Body Liquid Wash. Sehingga, kulit Si Kecil dapat terhindar dari bakter-bakteri jahat tanpa perlu khawatir terjangkit iritasi yang mengganggunya.

Leave a comment