1000 Hari Perlindungan

Image

Botol vs menyuapi ASI dengan sendok/ pipet mana yg lebih baik

Bagi Bunda bekerja kantoran , tentunya tetap ingin sukses memberikan ASI eksklusif buat Si Kecil. Maka itu Bunda perlu melakukan manajemen ASI yang baik, termasuk memberikan ASI perah buat Si Kecil. Jadi Jangan anggap sepele metode pemberian ASI perah, lho, Bunda. Saat Bunda tidak di rumah, sebaiknya ajarkan pengasuh cara memberikan ASI perah dengan tepat. Ada beberapa metode yang bisa dilakukan, memakai botol, menyuapi dengan sendok, atau dengan pipet. Mana metode lebih baik?

 

Minum ASI perah pakai botol

Menggunakan botol saat memberikan ASI perah memang cukup praktis, dan mudah dibersihkan. Metode ini bisa dilakukan pengasuh Si Kecil di rumah, dan juga dapat dilakukan nenek saat Si Kecil sedang dititipkan di rumah nenek.

Saat memberikan ASI perah lewat botol, lakukan beberapa trik berikut ini agar bayi bisa minum ASI dengan nyaman dan tidak tersedak. Gendong dan peluk bayi pada posisi kepala lebih tinggi dari perut agar ia tidak tersedak. Atau, bila bayi diletakan di tempat tidur, ganjal kepalanya dengan bantal. Masukkan dot botol dalam mulut bayi, dengan posisi dot di atas lidah, tidak terlalu ke belakang mulut. Posisi botol miring dan dot berisi susu agar udara tidak masuk ke dalam lambung bayi yang berakibat kolik. Jangan tinggalkan bayi dalam keadaan menyusu sendiri, ya, Bunda.

 

Menyuapi dengan sendok

Awalnya pemberian susu perah dengan sendok ini tidak disukai bayi. Ia bisa cemas, gelisah dan marah. Tapi jangan khawatir, 3 atau 4 hari setelah dicoba, bayi akan terbiasa. Cara memberikannya, pastikan bayi dalam keadaan tidak sedang mengantuk. Gendong bayi dan dekap dalam posisi setengah penuh. Dekatkan sendok ke mulut bayi, tempelkan tepi sendok ke bibir atas. Perlahan-lahan ke mulut bayi, tempelkan tepi sendok ke bibir bawah. Dorong sendok sampai susu tepat menyentuh bibir bayi. Untuk permulaan, biarkan beberapa tetes susu masuk ke dalam mulut bayi. Bayi mungkin akan menjulurkan lidah dan menyesap atau menghirup susu dari sendok. Tunggu sampai bayi menelan, kemudian berikan lagi.

 

Menggunakan pipet

Pipet yang digunakan adalah pipet yang terbuat dari plastik, hindari pipet yang terbuat dari kaca karena khawatir akan melukai Si Kecil. Cara penggunaan pipet adalah masukkan ujung pipet ke mulut bayi kemudian teteskan beberapa tetes ASI, tunggu hingga bayi menelan ASI nya kemudian ulangi lagi.

Leave a comment