1000 Hari Perlindungan

Image

Beragam Hal Seputar Alergi Susu Sapi yang Perlu Bunda Ketahui

Agar proses tumbuh kembang Si Kecil berjalan optimal di 1000 hari pertamanya, Bunda perlu memerhatikan betul asupan gizi yang didapat Si Kecil. Sebab, asupan gizi yang sempurna dapat mendukung proses pertumbuhan Si Kecil agar berjalan optimal. Sehingga, Si Kecil bisa tumbuh sehat dengan pemberian makanan yang bergizi seimbang.

Untuk melengkapi asupan gizi Si Kecil, maka pemberian susu jadi salah satu hal yang wajib untuk Bunda berikan. Tapi, sayangnya tidak semua anak-anak bisa mengonsumsi susu sapi secara normal karena alergi yang dimilikinya. Padahal susu sapi memiliki kandungan gizi yang baik untuk proses tumbuh kembang Si Kecil. Tapi, mengapa Si Kecil bisa mengalami alergi susu sapi? Yuk, Bun, cari tahu lebih banyak seputar alergi susu sapi melalui ulasan berikut.


Gejala yang Ditunjukkan Si Kecil

Ada beragam gejala yang akan ditunjukkan Si Kecil ketika tubuhnya alergi terhadap susu sapi. Gejala tersebut biasanya ditunjukkan oleh beberapa ciri sebagai berikut :

  • Gatal-gatal
  • Bengkak pada bibir atau lidah
  • Muntah
  • Batuk 
  • Sesak nafas
  • Diare
  • Kolik (menangis tanpa henti)


Penyebab Si Kecil Alergi

Jika gejala-gejala alergi susu sapi telah tampak pada tubuh Si Kecil, lalu apa yang menyebabkan Si Kecil alergi? Pada dasarnya, alergi susu sapi yang dialami Si Kecil disebabkan karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan protein yang tinggi pada susu sapi juga membuat sistem kekebalan tubuh Si Kecil memproduksi antibodi lebih tinggi karena menganggap protein tersebut sebagai zat yang berbahaya bagi tubuh. Sehingga, berbagai gejala alergi terjadi pada tubuh Si Kecil saat mengonsumsi susu sapi.


Tips Mengatasi Alergi Susu

Walaupun Si Kecil mengalami alergi susu sapi, bukan berarti Bunda tidak memberikan susu kepada Si Kecil. Sebab, susu memiliki kandungan gizi yang sangat menunjang proses tumbuh kembang Si Kecil. Agar dapat menyiasati alergi susu yang dialami Si Kecil, berikut beberapa cara yang bisa Bunda lakukan :

  • Memberikan ASI
    Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi yang lengkap untuk Si Kecil. Bunda dapat memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil pada saat awal kelahirannya. Selain itu, untuk menggantikan susu sapi, Bunda juga bisa memberikan ASI selama beberapa tahun kedepan. Sehingga, proses tumbuh kembang di 1000 hari pertamanya dapat tetap terjaga berkat pemberian ASI secara eksklusif.
  • Mengganti dengan susu nabati
    Jika Si Kecil tidak toleran terhadap susu sapi, maka Bunda bisa menggantinya dengan susu jenis lain. Susu nabati bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat karena memiliki protein yang lebih toleran untuk tubuh Si Kecil. Selain itu, susu nabati seperti susu kedelai juga memiliki nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk melengkapi asupan gizi Si Kecil. Dengan demikian, Bunda bisa menggunakannya sebagai alternatif susu Si Kecil.
  • Mengganti dengan susu Hipoalergenic
    Untuk menggantikan susu sapi, Bunda bisa memberikan susu yang mengandung zat hipoalergenic. Susu tersebut dihasilkan dari proses pemecahan protein agar lebih toleran untuk Si Kecil yang memiliki alergi susu sapi.


Alergi susu sapi yang dialami oleh Si Kecil perlu bunda waspadai agar proses tumbuh kembangnya terjaga. Selain itu, Bunda juga perlu menjaga Si Kecil dengan cara membersihkan botol susu yang digunakannya. Pastikan Bunda membersihkan botol susu Si Kecil dengan benar dan menggunakan produk sabun cuci yang tepat untuk botol susunya.

Untuk membersihkan botol susu bayi secara maksimal, Bunda dapat menggunakan Sleek Baby Bottle Nipple & Baby Accessories Cleanser.  Sebab, produk tersebut memiliki kandungan food grade yang aman digunakan pada botol susu Si Kecil. Selain itu, Bunda juga dapat membersihkan kotoran sisa lemak dan bau amis di botol susu Si kecil secara lebih mudah karena kandungan Stain Removal Formula didalamnya. Sehingga, Bunda tidak perlu khawatir lagi terhadap kesehatan Si Kecil saat mengonsumsi susu yang baik untuk tubuhnya.

Leave a comment