1000 Hari Perlindungan
Image

Beragam Cara Efektif Melegakan Pernapasan Bayi saat Flu

Flu adalah salah satu penyakit yang sering menjangkiti bayi, termasuk bayi yang baru lahir. Pasti Bunda jadi khawatir sekali ya bila si Kecil yang baru lahir menunjukkan gejala flu. pasti berusaha mencari cara efektif melegakan pernapasan bayi saat flu.

Sebaiknya Bunda tak panik dulu ketika menghadapi buah hati yang sedang flu. Justru Bunda harus cermat membedakan antara pilek dan flu terlebih dahulu agar si Kecil bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Yuk, cari tahu perbedaan pilek dan flu serta cara efektif melegakan pernapasan bayi ketika mengalaminya.

Apa Bedanya Flu dan Pilek?

Pilek merupakan infeksi ringan pada hidung dan tenggorokan yang disebabkan lebih dari 200 virus yang tidak sengaja tersentuh atau terhirup. Penyakit yang satu ini lazim terjadi pada bayi, bahkan rata-rata bayi mengalaminya tujuh kali dalam setahun. Gejala pilek ditandai dengan sesak napas, bersin-bersin, batuk, hidung tersumbat, dan demam ringan. Namun, masih ada bayi yang tetap aktif dan tidak menunjukkan gangguan kesehatan serius saat pilek.

Sementara itu, flu adalah jenis infeksi pernapasan yang lebih serius daripada pilek. Risiko kematian bayi usia di bawah enam bulan akibat flu rupanya cukup tinggi. Gejala flu pada bayi lebih parah daripada pilek karena disertai gejala lain seperti napas berbunyi, demam tinggi, diare, dan muntah-muntah. Risiko flu pada bayi baru lahir bisa diminimalkan sejak dini kalau Bunda mendapatkan vaksin ketika hamil.

Bagaimana Cara Efektif Melegakan Pernapasan Bayi saat Flu

Flu pada bayi yang ditangani secara intensif sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Bunda bisa melakukan beberapa cara efektif melegakan pernapasan bayi saat flu berikut ini supaya si Kecil tidak rewel dan lekas sembuh:

  • Memberikan ASI atau susu formula secara rutin kepada si Kecil. Bunda harus telaten melakukannya meskipun si Kecil sedang kehilangan nafsu makan. Asupan ASI dan susu formula yang jumlahnya cukup akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga si Kecil lekas sembuh dari flu. Selain itu, pemberian ASI atau susu formula juga penting untuk meminimalkan risiko dehidrasi pada bayi. Asupan cairan yang cukup akan membantu mencairkan lendir pada saluran pernapasan serta membersihkan saluran hidung.
  • Jika hidung si Kecil tampak dipenuhi ingus, Bunda bisa menggunakan aspirator hidung (bulb srynge) atau alat penyedot ingus. Proses penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati supaya tidak mengganggu kenyamanan si Kecil. Sistem pernapasan bayi baru lahir belum berkembang sempurna sehingga Bunda harus ekstra telaten menyedot ingus supaya tidak melukai buah hati.
  • Menjemur bayi di pagi hari juga efektif mempercepat penyembuhan flu. Bahkan, cara sederhana ini juga bisa membantu menghilangkan napas berbunyi pada bayi baru lahir. Jemurlah bayi selama 5 hingga 10 menit di antara jam 6 hingga 10 pagi. Tak cuma membantu meredakan flu, sinar matahari pagi juga mengandung banyak vitamin D yang bagus untuk tumbuh kembang tulang bayi.
  • Meletakkan posisi kepala bayi lebih tinggi dari pada tubuh termasuk salah satu cara efektif melegakan pernapasan bayi saat flu. Karena cara ini membuat lendir pada saluran pernapasan tidak naik ke atas dan tidak menyebabkan hidung tersumbat.
  • Menidurkan bayi di kamar yang AC-nya mati. AC yang dingin membuat udara kamar jadi kering sehingga hidung bayi lebih rentan tersumbat. Bila perlu, Bunda juga bisa memasang alat pelembap udara (humidifier) untuk membantu menghidrasi udara sekaligus melegakan pernapasan si Kecil yang sedang flu.
  • Memakaikan pakaian longgar agar si Kecil lebih leluasa bergerak dan bernapas. Bunda juga bisa melepas kancing pada bagian leher dan dada sehingga buah hati merasa lebih nyaman.
  • Meletakkan bayi dengan posisi telungkup di antara kedua paha lalu menepuk-nepuk punggungnya secara perlahan-lahan. Gerakan sederhana ini juga sangat ampuh merangsang bayi mengeluarkan dahak yang menyumbat sistem pernapasannya.
  • Memanfaatkan daun sirih hangat untuk melegakan pernapasan bayi secara alami. Caranya, petiklah beberapa lembar daun sirih yang sudah tua dan berukuran besar lalu cuci hingga bersih. Panaskan lembaran daun sirih sebentar lalu diamkan agar temperaturnya jadi hangat. Kemudian, tempelkan daun sirih hangat pada dada dan punggung si Kecil. Daun sirih hangat memiliki khasiat alami yang membantu mencairkan dahak dan mengeluarkannya melalui kotoran. Niscaya pernapasan si Kecil akan lebih lega dan lebih cepat sembuh dari flu.
  • Memandikan si Kecil dengan air hangat untuk membantu mencairkan dahak sehingga pernapasannya lebih lega.
  • Menjauhkan bayi dari asap rokok dan asap kendaraan bermotor agar napas bayi tidak sesak. Jangan mengabaikan dampak buruk polusi asap terhadap kesehatan si Kecil ya, Bunda. Paparan asap pada bayi rentan menyebabkan pneumonia (radang paru-paru) jika terjadi terus-menerus tanpa penanganan kesehatan yang intensif.
  • Memperbaiki sirkulasi udara pada kamar bayi. Bunda wajib meluangkan waktu untuk membersihkan seluruh bagian kamar bayi secara teratur supaya bebas debu dan kotoran. Alangkah lebih baik jika kamar si Kecil mendapatkan sirkulasi udara alami dari luar rumah supaya kualitas udaranya jadi lebih sehat.
  • Memijat si Kecil dengan gerakan yang lembut, terutama pada bagian sekitar hidung, dada, punggung, dan telapak kaki. Proses memijat bisa dilakukan setelah mandi atau sesaat sebelum si Kecil tidur di malam hari.
  • Membuat nebulizer alami untuk melegakan pernapasan bayi yang sedang flu. Caranya, siapkan baskom berisi air bersih yang temperaturnya hangat. Bunda juga bisa menambahkan sedikit balsam bayi, minyak telon, atau minyak kayu putih ke dalam air hangat tersebut. Kemudian, baringkan bayi dengan posisi telungkup dan jarak aman dari baskom (tidak terlalu dekat). Biarkan si Kecil menghirup uap air hangat untuk beberapa saat karena hal ini bermanfaat mencairkan dahak pada saluran pernapasannya.
  • Mengandalkan minyak telon untuk melegakan pernapasan si Kecil. Minyak telon sangat baik untuk menghangatkan dada sehingga membantu meringankan gejala flu pada bayi baru lahir. Bunda bisa menggunakan Sleek Baby Telon Oil yang terbukti berkualitas untuk mendukung kesehatan bayi baru lahir. Produk andalan Sleek Baby ini terdiri dari kandungan minyak kelapa, minyak cajuput, dan minyak anisi. Kandungan minyak telonnya 2x lebih banyak sehingga tak hanya menghangatkan tetapi juga melancarkan pernapasan dan mencegah kembung pada bayi. Penggunaan Sleek Baby Telon Oil secara teratur akan membuat si Kecil senantiasa sehat dan mudah tidur nyenyak di malam hari.

Kalau si Kecil yang sedang flu menunjukkan beberapa tanda ini:

  • Flu tidak sembuh selama lebih dari tiga minggu.
  • Gejala lainnya juga tak kunjung reda (demam, napas berbunyi, rewel, dan sulit tidur)
  • Batuk berdarah dan kulitnya makin pucat.

Maka sebaiknya Bunda lekas membawa si Kecil ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan intensif. Jangan sampai flu berkepanjangan mengganggu tumbuh kembang si Kecil ya, Bunda. Mari mengupayakan cara terbaik supaya buah hati Bunda lekas sembuh dan kembali ceria.

Leave a comment