1000 Hari Perlindungan
Image

Begini Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir

Bayi dilahirkan dengan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. Namun sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang sepenuhnya dan bayi yang baru lahir perlu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Inilah saat dimana sistem kekebalan tubuh pada bayi baru lahir melatih diri agar makin matang melindungi dari berbagai infeksi virus. Dalam proses adaptasi ini, sangatlah umum jika bayi baru lahir mengalami flu. Sebagian besar bayi akan terserang flu setidaknya 7 kali sebelum ulang tahun pertamanya.


Selain itu, bayi baru lahir menggunakan hidungnya sebagai jalan napas utama (obligat nasal breather), sehingga bila terdapat lendir pada hidungnya, tentu si kecil akan merasa tidak nyaman dan menjadi rewel seharian. Begitu juga ketika hidungnya tersumbat, mulutnya juga tertutup untuk menyusu. Flu pada bayi yang baru lahir bisa disebabkan oleh virus yang dibawa oleh anak atau orang dewasa lain di sekitarnya yang sedang sakit. Namun untungnya, sebagian besar flu yang dialami bayi baru lahir ini justru akan memperkuat sistem imunnya. Meskipun begitu, melihat bayi yang baru lahir mengalami pilek sampai kesulitan bernapas adalah hal yang membuatmu khawatir. Lalu, bagaimana cara mengatasi flu pada bayi baru lahir?


Baca Juga : Hidung Bayi Mampet Tapi Tidak Pilek, Ada Apa?


Yuk, Kenali Penyebab Flu Pada Bayi Baru Lahir

Sistem kekebalan tubuh pada bayi baru lahir belum siap menghadapi kuman sehingga bayi mudah sekali terserang flu. Tahukah kamu bahwa ada lebih dari 100 jenis virus yang dapat menyebabkan flu, lho. Virus menyebar melalui udara dan ketika ada seseorang yang bersin atau batuk di sekitar si kecil, mungkin sekali jika percikan liur orang tersebut yang mengandung virus flu terbang dan terhirup oleh si kecil.


Virus penyebab flu juga dapat berada di permukaan benda keras selama beberapa waktu singkat. Ini juga dapat membuatnya sangat mudah tertular flu, dengan ataupun tanpa kontak langsung dengan orang yang sakit. Bayi yang berada dalam lingkungan orang dewasa dan anak-anak juga lebih mudah terserang flu. Begitupun melalui paparan dari pelukan orang dewasa, kunjungan ke tempat umum dan bahkan ke rumah sakit.


Gejala Flu Pada Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir masih belum dapat mengkomunikasikan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang dirasakannya saat menderita flu. Inilah tugas penting bagi setiap orangtua untuk selalu mengawasi dan memantau perkembangan kesehatan si kecil secara teliti.


Hidung yang berair dan mengeluarkan lendir terus menerus merupakan gejala yang paling mudah terlihat saat bayi baru lahir menderita flu. Produksi lendir di hari-hari pertama mungkin terlihat bening dan cair, tapi berubah menjadi kuning-kehijauan dan semakin mengental dalam beberapa hari. Hal ini wajar, kok. Gejala flu lainnya pada bayi baru lahir, diantaranya:


Baca Juga : Bingung Memilih Produk Bayi Terbaik? Berikut Informasi Lengkapnya


-  Demam

 - Batuk, terutama di malam hari

- Bersin

- Tidak nafsu untuk menyusu

- Sulit menyusu karena hidung tersumbat

- Sulit tidur dan rewel

- Terlihat lelah


Cara Mengatasi Flu Pada Bayi Baru Lahir

Saat menderita flu, tubuh bayi sedang belajar untuk melindungi dirinya sendiri dan cara mengatasi flu pada bayi baru lahir terbaik yang dapat kamu lakukan adalah memberikan si kecil kenyamanan dan perawatan. Biasanya flu akan berlangsung selama 7-10 hari, namun melihat si kecil menderita flu hingga kesulitan bernapas tentu menjadi hal yang membuatmu cemas. Berikut cara mengatasi flu pada bayi baru lahir:


1. Berikan asupan ASI atau susu formula lebih banyak untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya dan menghindari dehidrasi. Apabila si kecil mengalami kesulitan menyusu secara langsung, berikan ASI perah dengan menggunakan sendok, cangkir atau pipet.


2. Bersihkan hidungnya dengan menyedot lendir atau ingus pada hidungnya menggunakan mulut atau pipet penyedot khusus.


3. Penggunaan pelembab udara di dalam ruangan (humidifier) merupakan salah satu cara mengatasi flu pada bayi baru lahir. Gunakan humidifier untuk meringankan gejala flu pada si kecil, serta membuat kondisi udara dalam ruangan lembab dan nyaman karena udara yang kering akan sangat menyiksa si kecil. Jika tidak memiliki humidifier, kamu dapat menggunakan uap dari air panas dan biarkan si kecil terkena uap selama 10-15 menit untuk mengeluarkan lendir pada hidungnya.


4. Biarkan bayi beristirahat dan salah satu cara mengatasi flu pada bayi baru lahir yang paling direkomendasikan adalah memposisikan kepala bayi sedikit terangkat untuk membantunya lebih mudah bernapas.


5. Cara mengatasi flu pada bayi baru lahir lainnya adalah hindari membiarkan bayi tidur tengkurap karena akan semakin memperburuk saluran pernapasan.


6. Obat batuk, pilek dan flu tidak dianjurkan sebagai cara mengatasi flu pada bayi baru lahir hingga usianya cukup serta dengan pengawasan dari dokter. Perlu diingat bahwa flu disebabkan oleh virus yang menyerang imunitas bayi dan bukan bakteri, sehingga kamu tidak bisa memberikan antibiotic sebagai cara mengatasi flu pada bayi baru lahir.


7. Bila si kecil mengalami demam atau sesak napas (frekuensi napas lebih dari 50 kali per menit atau hidung terlihat kembang kempis dan ada retraksi di antara tulang-tulang iganya), segera bawa si kecil ke dokter.


Cara Mencegah Bayi Baru Lahir Terserang Flu

Flu hampir tidak dapat dicegah apalagi di saat cuaca sedang tidak jelas seperti sekarang ini, tetapi kamu dapat mengurangi risiko bayi terkena virus flu dengan cara:


- Menjauhkan si kecil dari orang yang sedang terkena flu.

- Tidak membawa bayi baru lahir ke tempat umum yang ramai.

- Mencuci tangan sebelum memegang si kecil.

- Pastikan peralatannya hanya dipakai oleh si kecil saja ya.

 - Meminta orang yang membantu mengasuh si kecil untuk menggunakan masker.

- Menjauhkan bayi baru lahir dari asap.


Bagi sebagian orang, gejala flu seperti pilek danhidung tersumbat umumnya disebabkan karena paparan udara dingin dalam waktu yang lama. Mengoleskan Sleek Baby Telon Oil pada tubuh si kecil dapat menjadi salah satu cara mengatasi flu pada bayi baru lahir. Minyak kayu putih yang terkandung dalam minyak telon ini dapat melebarkan pembuluh darah lokal sehingga menjaga tubuh si kecil tetap hangat saat dibalurkan. Rasa hangat dari olesan Sleek Baby Telon Oil pun  dapat memberikan rasa nyaman dan aroma khasnya yang menenangkan dapat membuat si kecil tidur lebih nyenyak. Selain itu, Sleek Baby Telon Oil ini kandungannya 2x minyak telon biasa ditambah minyak anisinya yang lebih banyak jadi lebih efektif mengatasi hidung tersumbat dan melancarkan pernafasannya ketika bayi mengalami flu.


Baca Juga : Daftar Perlengkapan Bayi yang Harus Bunda Ketahui


Jika Hal Ini Terjadi, Segera Bawa ke Dokter

Bayi baru lahir yang berusia di bawah 2 atau 3 bulan yang menderita flu, perlu dibawa ke dokter. Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu cara mengatasi flu pada bayi baru lahir serta pencegahan akan kondisi yang berkembang menjadi lebih serius karena mungkin saja ia terkena pneumonia, radang telinga atau penyakit lainnya yang memiliki gejala mirip seperti flu. Memeriksakannya ke dokter juga menjadi cara untuk menenangkan kamu yang merasa khawatir dengan kondisi si kecil.


Demam memang menjadi salah satu cara tubuh bayi bekerja melawan flu. Meskipun begitu, jika demam mencapai suhu 38 derajat celsius bahkan lebih untuk bayi usia 2 atau 3 bulan, segera periksakan ke dokter. Begitu pula pada bayi dengan usia 3-6 bulan yang mengalami demam 39 derajat celsius atau lebih tinggi. Berapapun usia si kecil, demam yang bertahan lebih dari 5 hari wajib segera diperiksakan ke dokter. Terutama jika diiringi gejala sebagai berikut:


- Terjadi ruam kemerahan.

- Muntah.

- Diare.

- Batuk yang tidak kunjung hilang.

- Tangisan bayi terdengar aneh dan tidak biasa.

- Kesulitan bernapas.

- Lendir ingus mengental berwarna kehijauan.

 - Keluar lendir berdarah dari hidung atau mulut.

- Dehidrasi seperti menolak minum, intensitas buang air kecil berkurang drastis.

 - Semburat kebiruan di sekitar bantalan kuku atau bibir.


Merawat newborn memang penuh tantangan, terlebih bagi para orangtua baru. Tenang saja, sekalipun flu di usia sekecil itu, kan ada cara mengatasi flu pada bayi baru lahir. Jadi, tetaplah tenang ketika merawatnya agar si kecil merasa nyaman.

Leave a comment