1000 Hari Perlindungan
Image

Apa Saja Cara Merawat Bayi Bagi Ibu Baru?

Apa yang Bunda ingat ketika mendengar kata Hari Ibu? Tak lain dan tak bukan ialah kasih sayang ibu saat merawat kita dari bayi hingga dewasa. Kini, Bunda telah menjadi ibu bagi si Kecil. Untuk menjadi ibu terbaik seperti ibu kita dulu, mari rawat si Kecil dengan penuh kasih sayang semaksimal mungkin.


Jika Bunda baru pertama kali melahirkan, pasti banyak penyesuaian ketika menjadi ibu baru. Kaget, bingung dan panik itu lumrah adanya. Asalkan Bunda mengikuti beberapa cara merawat bayi bagi ibu baru berikut, pasti akan terbiasa dan terlatih menjadi ibu terbaik bagi si Kecil. Apa saja cara-caranya? Yuk, simak pada artikel berikut.


Memahami tangisan si Kecil

Menangis adalah bagian dari bahasa bayi untuk berkomunikasi tentang sesuatu yang ia alami. Ada beberapa penyebab bayi menangis, yaitu karena lapar, popok kotor atau basah, ingin digendong, digigit serangga atau merasa sakit, kesal karena tidak bisa tidur, dan lainnya. Awalnya mungkin Bunda dan Ayah bingung dan panik harus berbuat apa karena tangisannya tidak berhenti. Namun perlahan Bunda dan Ayah pasti akan memahami maksud tangisannya.


Mengetahui jam tidur bayi

Bayi baru lahir memiliki jam tidur yang cukup panjang, yakni 14-17 jam sehari. Adapun beberapa bayi memiliki jam tidur sebanyak 18-19 jam per harinya. Pada jam tidurnya tersebut, bayi tetap perlu menyusu setiap 2-3 jam. Bunda perlu membangunkan si Kecil saat waktu makan tiba. Hal ini penting dilakukan untuk menaikkan berat badan bayi di beberapa minggu pertama sejak kelahiran.


Menidurkan bayi

Cara merawat bayi bagi ibu baru lainnya ialah trik menidurkan bayi. Meski bayi memiliki jam tidur yang panjang, ada kalanya ia terbangun pada malam hari dan enggan untuk tidur lagi. Jika si Kecil tidak bisa tidur, bisa saja ia akan menangis karena kesal. Maka diperlukan beberapa trik agar ia bisa tidur kembali dengan nyaman. Caranya dengan:

Menggendong sambil membuat suara “shush” yang halus. Suara ini adalah suara yang bayi dengar ketika ada di dalam rahim Bunda

Tidurkan dengan posisi terlentang dan jauhkan dari mainan

Biasakan mematikan lampu ketika tidur agar bayi perlahan belajar bahwa gelap adalah saatnya tidur

Perbanyak aktivitas di siang hari agar malamnya tidur nyenyak


Membersihkan bagian tubuh bayi

Bayi tidak selalu harus mandi terlalu sering, cukup sehari sekali. Saat mengganti popok, bersihkan juga bagian tubuhnya dengan handuk kecil. Bayi tidak disarankan mandi terlalu sering karena dapat membuat kulit bayi kering. Maka beberapa cara membersihkan tubuh bayi berikut bisa menjadi solusi:

- Bagian kepala

Jika kepala bayi terkena debu dan berkeringat, dapat menyebabkan kerak kulit atau cradle crap. Untuk menghilangkannya, Bunda bisa menggunakan baby oil. Caranya, oles baby oil di kerak kepala sekitar 10-15 menit, lalu bersihkan dengan kapas atau cotton bud dengan lembut. Lakukan pencucian setelahnya. Usahakan kulit kepala bayi tetap kering dan sejuk karena kerak ini bisa bertambah parah jika kepala berkeringat.


- Tali pusat

Perawatan tali pusat penting dilakukan secara hati-hati karena mudah terkena infeksi. Jika tali pusat terkena air saat bayi dimandikan, segera keringkan dengan kasa steril atau cotton bud. Biasanya, tali pusat akan putus dalam kurun waktu 1-2 minggu setelah kelahiran. Tapi ada beberapa bayi yang lebih cepat atau lebih lambat putus tali pusatnya. Setelah putus, bersihkan dengan baby oil secara hati-hati.


- Mata

Sama seperti manusia dewasa, bayi juga memiliki kotoran pada matanya. Bunda bisa menggunakan kapas steril yang sudah dibasuh dengan air matang. Gunakan satu kapas untuk tiap mata dan usap searah dari dalam ke luar mata.


- Hidung

Hidung memiliki daya pembersih sendiri sehingga tidak memerlukan perawatan khusus. Ketika ada cairan atau kotoran yang terlihat, bersihkan saja pada bagian luar hidungnya. Jika ada banyak lendir karena pilek, sedot dengan aspirator hidung bayi yang bersih. Saat selesai menyedot satu lubang, bersihkan aspirator terlebih dahulu, baru lanjut dengan lubang satunya.


- Telinga

Sama seperti hidung, bagian dalamnya tidak boleh dibersihkan, terutama dengan menggunakan cotton bud. Karena jika Bunda mengambil kotorannya salah, justru akan masuk ke dalam liang telinga. Jadi sebaiknya teteskan 1 tetes baby oil ke telinga bayi dan kotoran akan keluar dengan sendirinya setelah beberapa hari kemudian. Untuk bagian daun telinga, Bunda bisa membersihkan dengan kapas atau cotton bud yang dibasahi air hangat dan gosokkan ke daun telinga bayi dengan lembut.


- Kuku

Memotong kuku bayi adalah salah satu hal yang cukup sulit dilakukan oleh para ibu baru. Tapi hal yang sulit belum tentu tidak bisa dilakukan. Bunda bisa menggunakan gunting kuku khusus bayi yang dijual di toko peralatan bayi. Gunting kukunya saat ia sedang tidur agar lebih aman.


Memilih perlengkapan si Kecil

Ketika melihat aneka perlengkapan bayi, tentu Bunda rasanya ingin membeli semua karena menggemaskan. Namun sebaiknya pilih yang benar-benar diperlukan sesuai usia dan kebutuhan si Kecil. Berikut daftarnya:


- Pakaian bayi berupa: popok kain, popok sekali pakai (diapers), baju tidur, kaus pendek, celana panjang, celana pendek, baju terusan (jumpsuit), sarung tangan, kaus kaki, topi

- Perlengkapan pendukung berupa: gendongan bayi, kain kasa atau kapas untuk membersihkan tali pusat, minyak telon, pembersih telinga, tas bayi (diaper bag), celemek bayi (bibs), dan gunting kuku bayi

- Perlengkapan tidur berupa: kasur, selimut, bantal, guling, alas anti air, dan kelambu

- Perlengkapan mandi berupa: bak mandi, handuk bayi (usahakan memiliki lebih dari 1), alas tahan air, waslap, sabun bayi, dan sampo bayi

- Perlengkapan menyusui berupa: pompa ASI, kantong ASI, botol kaca, kulkas khusus, nursing apron, dan peralatan pembersih botol bayi seperti sabun khusus dan sikat botol.


Cara merawat bayi bagi ibu baru di atas bisa Bunda coba di rumah. Di antara semua cara, ada satu cara penting yang perlu Bunda tahu yaitu tentang kebersihan botol susu untuk ASI perah. Botol susu wajib dibersihkan dengan sikat khusus dan sabun pembersih memiliki kandungan 100% food grade. Mengapa?


Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif. Jika terkena bahan kimia atau pewangi, kulitnya akan bereaksi. Sedangkan dot botol langsung bersentuhan dengan mulut bayi. Jadi sebaiknya pilihlah sabun pembersih yang aman tanpa kandungan paraben dan pewangi (no fragrance). Misalnya seperti Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser. Bahannya lembut dengan kandungan 100% food grade, no fragrance, no paraben, serta tidak meninggalkan residu sehingga aman dan tidak akan menimbulkan iritasi. Tak hanya itu, formula Natural Antibacterial dan Stain Removal Formula-nya efektif membunuh bakteri dan mampu menghilangkan bau amis pada botol. Yuk, segera lengkapi perlengkapan si Kecil dengan produk dari Sleek Baby.

Leave a comment