1000 Hari Perlindungan
Image

Anak Masuk Angin, Begini Cara Meredakannya yang Paling Ampuh

Semua anak tentu pernah mengalami masuk angin. Biasanya semakin bertambah usia dari bayi ke balita, ada saja gangguan kesehatan yang dialami seiring dengan keaktifan mereka. Masuk angin terjadi karena terlalu lama bermain di luar dengan cuaca yang kurang bersahabat, buah hati telat makan, kehujanan, mengonsumsi makanan dan minuman dingin terlalu banyak, dan masih banyak penyebab lainnya. Lalu, apa obat masuk angin anak?


Walaupun sangat populer di masyarakat, namun sesungguhnya tak ada istilah masuk angin dalam dunia medis. Melansir Nakita.id,  Dr S. Djokomuljanto, MMed.(Paeds), SpA, dari Rumah Sakit Siloam Lippo Village mengatakan bahwa masuk angin sejatinya merupakan suatu gejala awal dari infeksi virus, bukan jenis penyakit.


5 Tanda Anak Masuk Angin

Masuk angin tidak hanya menyasar pada orang dewasa, tetapi juga si Kecil. Agar Bunda dapat memberikan obat masuk angin anak yang tepat, ketahui dulu gejalanya. Umumnya, masuk angin ditandai dengan gejala-gejala berikut ini:


1. Kembung, muntah dan mual.

Perut kembung bisa menjadi salah satu gejala masuk angin yang paling terasa. Umumnya, si Kecil akan merasa sakit perut, buang angin berkali-kali, sampai mual dan muntah. Bila penyebabnya adalah gangguan fungsi organ cerna, hal ini bisa diatasi dengan tidak memberikan makanan berlemak dan pedas, atau minuman yang mengandung soda, juga kafein kepada si sakit.


Baca JUga : 7 Tips Memilih Produk yang Bagus Untuk Si Kecil


2. Meriang

Jangan sepelekan anak yang tiba-tiba mengeluh badannya panas dingin ya, Bun. Apalagi kalau suhu ruangan tergolong normal. Gejala masuk angin ini umum disebut dengan istilah meriang. Obat masuk angin anak dengan gejala tersebut apa? Biasanya untuk meringankan gejala tersebut, si Kecil akan minta diselimuti dan merasa tak kuat berada di tempat yang sedikit berangin.


3. Diare

Penyebab diare adalah virus. Diare yang juga sering dikira masuk angin ini ditandai dengan perubahan konsistensi tinja yang terjadi tiba-tiba akibat kandungan air di dalam tinja melebihi normal (10 ml/kg/hari). Peningkatan frekuensi dapat bertambah hingga lebih dari 3 kali sehari. Sebagai obat masuk angin anak dengan gejala ini,  berikan banyak cairan dan garam oralit untuk mencegah terjadinya dehidrasi sebagai.


4. Kurang nafsu makan

Masuk angin bisa menimbulkan banyak ketidaknyamanan mulai dari perut sampai kepala. Sehingga otomatis membuat nafsu makan si Kecil menurun. Bayangkan saja jika perut kembung, tentu menelan makanan saja rasanya mual. Belum lagi jika ditambah pusing kepala Mereka jadi cenderung menolak makanan apapun yang ditawarkan saat masuk angin.


5. Anak jadi rewel

Kalau anak jadi rewel, pasti ada yang salah. Ada dua penyebab anak rewel, yakni non-medis dan medis. Bunda hendaknya mencari tahu penyebabnya dengan lebih cermat. Penyebab non-medis antara lain kegerahan, lelah, mengantuk, lapar, diapers penuh, dan lain sebagainya. Sementara dari segi medis, perhatikan empat gejala anak masuk angin sebelum ini. Jika si Kecil mengalaminya, mungkin alasan dia rewel ya karena masuk angin.


Baca Juga : Manfaat Minyak Telon Pada Bayi


Bolehkah Anak Kerokan?

Bagi orang dewasa, kerokan memang bisa membuat tubuh terasa lebih nyaman saat masuk angin. Gerakan mengerok dengan koin akan melancarkan aliran darah sehingga tubuh sehingga tubuh lebih rileks. Kerokan juga meningkatkan produksi hormon endorfin. Hormon ini menimbulkan perasaan bahagia, meringankan rasa sakit, dan memberikan efek menenangkan.


Lalu, apakah kerokan juga bisa menjadi obat masuk angin anak? Melansir Popmama, kerokan tidak membahayakan anak. Hanya saja mengerok balita dengan koin tidak dianjurkan karena berisiko melukai kulit anak. Bagaimanapun, kulit anak lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa.


Sebagai pengganti koin, Bunda dapat menggunakan bawang merah yang sudah dipotong kecil-kecil. Lakukan dengan lembut dan jangan terlalu lama ya, Bun agar efek panas bawang merah ini tidak muncul serta mengiritasi kulit si Kecil. Namun perlu diingat, kerokan hanya mampu meringankan gejala, bukan mengobati.


Cara Terampuh Atasi Masuk Angin Pada Anak

Pada dasarnya masuk angin bukanlah penyakit serius. Jadi, tidak ada obat masuk angin anak yang bisa diminum. Lagipula memberikan obat terlalu sering tiap si Kecil sakit juga kurang baik, Bun.


Akan tetapi si Kecil kurang nyaman dengan kondisi ini, Bunda dapat mengatasi masuk angin pada anak dengan empat  cara sederhana berikut ini:


- Hangatkan tubuhnya

Menghangatkan tubuh Si Kecil saat masuk angin bisa membuat ia nyaman apalagi menjelang tidur. Cara satu-satunya yang dapat Bunda lakukan adalah memakai minyak telon. Pilih minyak telon dengan kandungan 2x minyak telon biasa dan minyak anisi yang ampuh meredakan perut kembung dan melancarkan pernafasannya seperti Sleek Baby Telon Oil. Lalu balurkan secara merata di area punggung, dada, perut, pergelangan dan telapak kaki sang buah hati.


-  Pasang humidifier

Jika masuk anginnya disertai gejala batuk dan pilek yang mengganggu, coba ‘obat masuk angin anak’ lain dengan memasang humidifier di kamar untuk meredakan hidung tersumbat pada si Kecil. Alat pelembab udara ini berguna untuk membunuh bakteri dan jamur yang sering kali tumbuh dengan cepat, Dengan begitu, penggunaan humidifier bisa membuat udara menjadi steril kembali.


Baca Juga : Penyebab Perut Bayi Kembung dan Berbunyi


- Jangan pasang AC atau kipas angin

Kecilkan sementara suhu AC atau kipas angin di dalam kamar. Pasalnya jika dibiarkan menyala terlalu dingin, justru akan memperparah masuk angin pada si Kecil. Biarkan anak lebih banyak istirahat agar cepat sembuh, karena tidur berkaitan erat dengan kesembuhan. Hal ini bahkan sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan University of Pennsylvania.


- Beri sup hangat

Ketika masuk angin, makanan yang paling tepat diberikan untuk si Kecil adalah sup hangat. Selain enak, makanan ini bisa jadi alternatif obat masuk angin anak karena membuat perut terasa lebih nyaman dan keringat pun lebih cepat keluar. Namun tak perlu memaksa anak menghabiskan semua makanan tersebut ya, Bun. Biarkan ia makan sesanggupnya saja, serta jangan lupa berikan lebih banyak air putih agar si Kecil selalu terhidrasi.


Segera ke Dokter Jika Anak Mengalami Hal Ini

Ada kondisi di mana anak menunjukkan gejala masuk angin yang lebih mengkhawatirkan, misalnya demam tinggi. Demam terjadi ketika suhu tubuh berada di atas normal (>37,50 C). Penyebabnya bisa karena virus, bakteri, atau jamur. Jika hal ini terjadi, perawatan di rumah saja tidak cukup.


Ketika suhu tubuh yang berusia kurang dari 3 bulan sudah mencapai 38° C, segeralah bawa ia ke dokter untuk ditangani lebih lanjut dengan obat masuk angin anak sesuai anjurannya. Sedangkan bayi 3-6 bulan boleh menunggu hingga batas suhu 38,5° C, atau bayi di atas 6 bulan hingga 40° C sebelum dibawa ke dokter. Sampaikan kepada dokter mengenai kondisi lainnya jika ada, seperti tidak mau minum, tidur terus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang, kaku kuduk, sesak napas, muntah, diare, dan sakit kepala hebat.


Bunda tidak perlu khawatir, masuk angin dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari tergantung daya tahan tubuh anak. Pantau terus kondisi Si Kecil sembari memberikan obat masuk angin anak yang alami di atas. Jangan lupa, baluri  juga tubuhnya secara rutin dengan Sleek Baby Oil guna menghangatkan sekaligus membuat si Kecil merasa lebih nyaman.

Leave a comment