1000 Hari Perlindungan
Image

9 Ide Permainan Seru untuk Bayi Usia 0-3 Bulan

Menyambut kehadiran si Kecil di tengah-tengah keluarga memang butuh persiapan panjang.  Bunda dan Ayah pasti menginginkan segala sesuatu yang terbaik bagi si buah hati, terutama untuk urusan perlengkapan bayi. Selain menyiapkan kamar bayi dan segala isinya, kebersihan peralatan makan bayi juga patut menjadi perhatian utama.

Bunda harus terbiasa membersihkan botol susu bayi dengan tahapan yang tepat karena kuman pada botol menjadi penyebab utama diare pada bayi. Agar si Kecil selalu sehat dan terhindar dari kontaminasi penyakit, pilihlah produk pembersih botol yang terbukti aman dan berkualitas, salah satunya adalah Sleek Baby Pembersih Botol (Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser). Bunda bisa mendapatkan 8 perlindungan sempurna ini bila menggunakan Sleek Baby Pembersih Botol untuk membersihkan botol susu si Kecil. Bersiaplah mengucapkan selamat tinggal untuk kuman pada botol yang menjadi penyebab utama diare pada bayi.

1. Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser telah lolos uji klinis di lembaga terakreditasi.

2. Mengandung bahan yang aman dan natural, seperti Natural Anti Bacterial yang ampuh membasmi semua bakteri dan kotoran dan kotoran dari sisa susu.

3. Stain Removal Formula membuat botol menjadi kesat setelah mencuci lemak susu.

4. Bersifat paraben free sehingga aman dari bahan kimia berbahaya.

5. Food Grade Formula yang diklaim aman jika ada sisa sabun pada botol susu yang tidak sengaja tertelan oleh si Kecil serta tidak meninggalkan residu apapun.  

6. Hypoallergenic sehingga kandungannya tidak akan membuat kulit Bunda jadi kering atau mengelupas sesering apapun bunda mencuci botol dengan Sleek Baby Bottle Nipple & Accessories Cleanser.

7. Cairannya bersifat konsentrat dengan tekstur kental dan padat. Pemakaian dalam jumlah sedikit sudah cukup untuk mencuci banyak botol dan membuat Bunda jadi lebih hemat. 

8. Microbiological Tested atau telah teruji efektif membunuh mikroorganisme berbahaya yang rentan mendiami dan merusak bahan pangan.

Selain menyiapkan perlengkapan terbaik untuk si Kecil, tentu saja Bunda juga harus meluangkan waktu agar bisa mendukung tumbuh kembang buah hati. Gunakan waktu senggang Bunda untuk mengajak si Kecil bermain secara teratur, ya. Bayi usia 0 hingga 3 bulan bahkan sudah bisa diajak bermain lho.

Mau tahu apa saja permainan yang seru dan bermanfaat untuk bayi usia 0-3 bulan? Inilah ulasan selengkapnya!

Berkeliling di Dalam Rumah

Berjalan di dalam rumah memang aktivitas yang biasa saja. Namun, Bunda bisa memanfaatkannya sebagai aktivitas bermain dengan si Kecil yang baru lahir. Caranya, gendonglah si buah hati lalu mulailah berjalan dengan tempo yang berbeda-beda, misalnya berjalan cepat, melambat, mengendap-endap, dan sedikit melompat. Bunda juga bisa melakukannya sambil bersenandung agar si Kecil merasa terhibur. Permainan sederhana ini sangat efektif untuk melatih kemampuan motorik halus si Kecil sekaligus mempererat ikatan emosional antara Bunda dan buah hati.

Tummy Time

Permainan yang mengasyikkan ini sangat efektif untuk memperkuat otot leher si Kecil. Cara melakukannya sangat mudah, Bunda hanya perlu membaringkan si Kecil di dada Bunda dengan posisi telungkup. Kemudian, cobalah merangsang si Kecil untuk mengangkat kepala dengan cara memanggil-manggil namanya, mengeluarkan suara dari mulut, atau memancingnya dengan mainan berwarna-warni. Seiring dengan bertambahnya usia buah hati Bunda, otot lehernya akan makin kuat hingga mampu mengangkat kepala secara tegak.

Bermain dengan Jari-Jari Si Kecil

Stimulasi terhadap jari-jari tangan si Kecil sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan motorik kasarnya. Beberapa teknik permainan yang bisa dilakukan dengan jari-jari si Kecil antara lain:

  • Memegang kedua tangan si Kecil dan menggerakkan jarinya perlahan-lahan.
  • Merangsang tangan si Kecil untuk mengepal dengan cara menyodorkan mainan yang dapat digenggam.
  • Mengarahkan jari-jari si Kecil untuk menyentuh beberapa bagian tubuh Bunda. Lakukan teknik ini sambil menyebut nama bagian tubuh yang disentuh jari si Kecil.
  • Bertahan Menggenggam Mainan

Untuk melatih kekuatan genggaman tangan si Kecil, Bunda bisa mempraktikkan permainan bertahan. Caranya, arahkan mainan ke tangan si Kecil dan biarkan hingga mainan tersebut mulai digenggam. Lalu, tariklah tangan Bunda dan biarkan si buah hati menggenggam mainannya sendiri. Sesekali, Bunda juga bisa mencoba menarik mainan tersebut untuk mengetahui kekuatan genggaman tangan si Kecil. Pada awalnya si Kecil pasti hanya bertahan beberapa detik. Namun, si Kecil nantinya bisa menggenggam mainan lebih lama kalau tangannya sudah lebih kuat.

Mengenali Bunyi-bunyian

Permainan yang melibatkan bunyi-bunyian dapat membantu mendeteksi kemampuan mendengar bayi sejak dini. Bunda harus menyiapkan mainan yang bisa berbunyi, kotak musik, atau mainan elektrik yang menghasilkan suara-suara binatang. Letakkan mainan tersebut di dekat si Kecil lalu mulailah memainkannya. Perhatikan apakah arah mata si Kecil mampu menemukan posisi mainan tersebut. Biasanya buah hati Bunda akan tertawa jika mendengar bunyi-bunyian yang dianggap lucu dan disukai.

Mengajak Si Kecil Berdansa

Ada kabar gembira bagi Bunda yang punya hobi berdansa. Ternyata Bunda bisa memanfaatkan hobi tersebut untuk bermain dengan si Kecil yang baru lahir. Mulailah dengan mendekap si Kecil di dada kemudian Bunda bisa bergerak pelan-pelan seperti sedang berdansa. Aktivitas permainan ini juga bisa diiringi musik klasik yang berirama lembut. Sambil berdansa, jangan lupa mengajak si Kecil ngobrol ya, Bun. Supaya buah hati Bunda merasa lebih rileks dan tetap ceria.

Bermain dengan Play Mat dan Play Gym

Bila Bunda sudah menyiapkan play mat (tatakan bayi untuk beraktivitas di lantai) dan play gym (perlengkapan bayi yang terdiri dari beberapa mainan gantung), Bunda bisa memanfaatkannya sejak si Kecil belum berusia 3 bulan. Letakkan buah hati dengan posisi telentang di playmat lalu ajaklah si Kecil melihat mainan yang tergantung di play gym. Mainan yang terdiri dari aneka bentuk dan warna akan membuat si Kecil tertarik dan berusaha menggapainya dengan tangan.

Mengenal Beragam Tekstur

Kepekaan indra peraba si Kecil bisa dilatih sejak usia dini dengan mengenal beragam tekstur. Bunda bisa mengajak si Kecil memegang berbagai benda seperti kapas, mainan yang teksturnya keras, pakaian bayi, dan rambut Bunda. Sehingga buah hati Bunda lebih peka mengidentifikasi aneka benda berdasarkan perbedaan teksturnya.

Memanfaatkan Buku-Buku Kain yang Bergambar

Jika buah hati Bunda sudah bisa mengangkat kepala dengan sempurna, Bunda bisa memperkenalkannya dengan buku-buku kain yang bergambar. Sarana permainan edukatif ini biasanya terdiri dari berbagai ilustrasi yang menarik. Ajaklah si Kecil memegang permukaan buku kain, mengenali warna-warna, dan memahami alur cerita sederhana. Sesekali, Bunda juga bisa membacakan dongeng dari buku kain untuk melatih kepekaan indra pendengaran si Kecil. 


Intinya, jangan malas mengeksplorasi berbagai permainan seru yang bisa dicoba berdasarkan usia si Kecil ya, Bunda. Buah hati Bunda akan tumbuh menjadi anak yang cerdas dan bahagia jika Bunda telaten mendampingi setiap fase tumbuh kembangnya.


Leave a comment