1000 Hari Perlindungan
Image

10 Cara Meningkatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi

Pandemi yang belum kunjung berakhir, tentu membuat banyak orangtua mencemaskan kesehatan buah hatinya. Apalagi imunitas anak umumnya masih rentan, sehingga amat mudah terserang penyakit seperti batuk dan flu. Kedua hal yang berkaitan erat dengan gejala utama Covid-19.

Di musim penyakit seperti ini, tentunya setiap orangtua kini sedang berupaya untuk menjaga kesehatan anak. Selain tetap di rumah, intip 10 cara meningkatkan imunitas si kecil agar terhindar dari penularan virus. Psstt… Salah satunya rutin membalur minyak telon yang wanginya bayi banget seperti Sleek Baby Telon Oil!

1. Ajari mencuci tangan

Secara garis besar, rajin mencuci tangan tidak secara teknis dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. Namun, hal ini ampuh mencegah datangnya berbagai penyakit dari tangan yang kotor. Mengutip dari ThoughtCo, faktanya sekitar 1500 bakteri per sentimeter persegi ada pada kulit tangan. Terlebih anak balita sedang aktif-aktifnya mengeksplor lingkungan sekitar.

Ajari anak-anak mencuci tangan dengan sabun, baik sebelum maupun sesudah makan. Pun setelah bermain di luar, setelah memegang hewan peliharaan, dan setelah melakukan kegiatan lain yang memungkinkan tangan mereka terkontaminasi bakteri atau virus.

 Baca Juga : Daftar Perlengkapan Bayi yang Harus Bunda Ketahui

2. Imunisasi lengkap

Imunisasi adalah suatu tindakan penyuntikan vaksin kedalam tubuh guna mendapatkan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit. Semua jenis vaksin memiliki jadwal dan waktu yang telah ditentukan. Maka itu, jangan sampai skip imunisasi.

Ketika lahir, umumnya anak akan wajib diimunisasi yang meliputi vaksin BCG, hepatitis B, polio. Selanjutnya vaksin DPT diberikan ketika ia menginjak usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 18 bulan. Vaksin tersebut dapat mencegah 3 jenis penyakit sekaligus, di antaranya difteri, pertusis dan tetanus. Lalu ada pula imunisasi campak di usia 9 bulan.

 

Mengacu pada ketentuan Permenkes No. 12 Tahun 2017, bayi juga ditekankan untuk mendapat beberapa imunisasi tambahan di luar lima vaksin tadi, antara lain meliputi MMR, Rotavirus, PCV, Varicella, Tifoid, Hepatitis A, dan Influenza. Semua demi meningkatkan imunitas si kecil, agar tak rentan terserang virus penyakit.

 

3. Usahakan perbanyak ASI

Setiap ibu mungkin dianugerahi kapasitas ASI yang berbeda-beda. Namun bila memungkinkan, usahakan untuk terus menyusui secara eksklusif hingga maksimal anak berusia 2 tahun. Dengan begitu, kamu bisa menghemat hingga jutaan rupiah karena tak harus mengeluarkan uang untuk membeli susu formula. ASI sendiri memiliki kandungan antibodi yang lengkap yaitu, Immunoglobulin A, Immunoglobulin D, immunoglobulin E, immunoglobulin G, serta immunoglobulin M. Manfaatnya bagi anak luar biasa, yakni untuk meningkatkan imunitas dan mencegah berbagai penyakit.

4. Berjemur

Saat tubuh kekurangan vitamin D, pertumbuhan akan terhambat, termasuk dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terinfeksi virus maupun bakteri. Saat tubuh kekurangan vitamin D, pertumbuhan akan terhambat, termasuk dalam pembentukan sistem imun sehingga mudah terinfeksi virus maupun bakteri.

Baca Juga : Hidung Bayi Mampet Tapi Tidak Pilek, Ada Apa?

Oleh karena itu, rutin berjemur dengan anak setiap hari ampuh meningkatkan imunitasnya. Untuk waktu berjemur paling efektif, yakni saat bayangan tubuh lebih pendek dari tinggi badan, dengan durasi berjemur sekitar 10 hingga 15 menit. Jangan lupa gunakan sunscreen khusus balita atau anak ya, agar kulit tetap aman terlindungi.

 

5. Rutin berikan sayur dan buah

Sayur dan buah sangat kaya akan manfaat, salah satunya adalah meningkatkan daya tahan tubuh anak sehingga virus pun enggan mendekat. Usahakan pilih buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C, karena terbukti dapat memaksimalkan produksi sel darah putih yang ampuh melawan virus.

Tak cukup sampai di situ, rutin mengonsumsi buah dan sayur juga dapat melindungi anak dari penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker saat dewasa. Sajikan wortel, kacang hijau, jeruk, stroberi, dan brokoli pada menu makanannya. Untuk camilan, kamu bisa siapkan yogurt, salad buah, atau kacang-kacangan.

Namun, pastikan bahwa porsi makanannya sesuai dengan usianya, ya. Sebab terlalu banyak makan bisa membuat balita rentan memiliki berat badan berlebih, yang jelas tidak baik bagi kesehatan tubuhnya kelak.

 

 6. Rajin membersihkan mainan dan perabotnya

Mungkin secara teknis, cara ini juga tidak berhubungan langsung dalam meningkatkan imunitas tubuh anak. Namun sebagai upaya pendukung, rajin membersihkan mainan dan perabotnya tentu bisa menyingkirkan paparan bakteri atau virus secara langsung. Apalagi jika anak sedang memasuki fase oral alias semua benda dimasukkan ke dalam mulut. Kontaminasi berbagai sumber penyakit semakin mudah terjadi padanya. Untuk mencuci semua perkakas si kecil, kamu bisa menggunakan sanitizer spray yang praktis digunakan. Sementara jika ingin lebih bersih maksimal, pencuci botol seperti Sleek Baby Bottle, Nipple & Accessories Cleanser sangat direkomendasikan karena 100% food grade dan memiliki formula stain removal. Sehingga kandungannya aman bagi bayi, namun tetap ampuh menghilangkan kotoran sampai tak bersisa. 

 

7. Biasakan tidur cukup dan berkualitas

Selanjutnya, biasakan si kecil memiliki jadwal tidur yang teratur. Penting untuk mencukupi kebutuhan tidur sesuai dengan usia, karena hal ini amat mempengaruhi imunitas  tubuh. Studi menunjukan bahwa orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur lebih mudah terserang penyakit. lantaran sel alami yang mampu melawan virus jadi lebih lemah, sementara kita membutuhkan sel tersebut agar terhindar dari serangan mikroba dan sel kanker. 

Lalu, sebenarnya berapa sih standar kebutuhan tidur yang diperlukan oleh anak-anak? Menurut peneliti Kathi Kemper, M.D. dari Pusat Pendidikan dan Penelitian Pediatrik Holistik di Boston, normalnya untuk bayi baru lahir saja, setidaknya mereka membutuhkan waktu tidur 18 jam sehari, balita perlu 12-13 jam, dan anak prasekolah perlu tidur 10 jam setiap hari. Sebelum tidur, jangan lupa balurkan tubuh si kecil dengan Sleek Baby Telon Oil, minyak telon yang wanginya bayi banget agar ia selalu merasa hangat

 

8. Hindari dari Asap Rokok

Bunda sebaiknya menjaga lingkungan si kecil agar bebas asap rokok. Asap berbahaya ini dapat mengiritasi organ pernapasan anak, sehingga membuat mereka lebih rentan mendapatkan efek negatifnya, seperti bronkitis atau asma. Rokok mengandung lebih dari 4000 jenis racun, yang sebagian besarnya bisa merusak atau membunuh sel di dalam tubuh. Dengan menghirup asapnya, seseorang bisa dikategorikan sebagai perokok pasif, termasuk si kecil.  Selain itu, dampak terhadap kesehatan anak juga lebih buruk jika selalu terpapar asap rokok lantaran ia bernafas lebih cepat dibandingkan orang dewasa.  Maka jika Ayah perokok, mintalah pelan-pelan untuk berhenti demi kesehatan anak tercinta.

 Baca Juga : Sederet Produk Bayi Terbaik Untuk Usia 6 Bulan

9. Jangan terlalu sering mengkonsumsi antibiotik

Antibiotik memang lebih ampuh menyembuhkan penyakit. Tapi jangan salah, obat-obatan ini pun memiliki efek samping yang langsung mempengaruhi imunitas seseorang. Menurut penelitian dari Boston University of School Medicine, kebanyakan infeksi yang diderita anak disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Sementara antibiotik sifatnya lebih membunuh bakteri.

Nah, penggunaan antibiotik sembarangan justru akan memperburuk kondisi anak, seperti membunuh bakteri baik dalam tubuh, merusak organ-organ tubuh yang belum sempurna, serta membuat bakteri-bakteri bermutasi dan menjadi kebal terhadap antibiotik.

 

10. Membalur tubuh dengan minyak telon yang wanginya bayi banget

Upaya terakhir untuk meningkatkan imunitas si kecil, yaitu rutin membalur tubuhnya dengan minyak telon yang wanginya bayi banget. Apakah Bunda sudah melakukannya? Sekilas mungkin terdengar sepele, tapi minyak telon memang punya beragam khasiat untuk menjaga kesehatan anak. 

Sleek Baby Telon Oil adalah minyak telon yang wanginya bayi banget. Sehingga ketika dibalurkan ke tubuh si kecil, ia akan merasa nyaman dengan aromanya. Tak hanya memiliki khas ‘minyak telon yang wanginya bayi banget’, Sleek Baby Telon Oil ampuh meredakan gangguan kesehatan seperti perut kembung berkat kandungan 2x minyak telon biasa. Dengan minyak yang anisi lebih banyak, Sleek Baby Telon Oil pun efektif melegakan pernapasan si kecil terutama saat terserang flu. 

Mencegah lebih baik daripada mengobati! Seperti itulah kira-kira cara meningkatkan imunitas si kecil yang dapat Bunda lakukan. Ya, salah satunya rutin membalur tubuh anak dengan minyak telon yang wanginya bayi banget. Gunakan selalu Sleek Baby Telon Oil, minyak telon yang wanginya bayi banget setiap hari. Adapun waktu paling tepat untuk memberikan minyak telon yang wanginya bayi banget ini ialah setelah mandi dan sebelum tidur. Jika terus dibiasakan, 10 upaya diatas tentu akan berdampak baik terhadap kesehatan anak. Semangat, Bunda!

Leave a comment